Siapa Bilang Pandemi Bikin Penjualan Rumah Lesu? Begini Faktanya

Tim detikcom - detikFinance
Selasa, 02 Nov 2021 15:02 WIB
Daftar KPR Bank Nasional
Foto: Tren Penjualan Rumah di Tengah Pandemi (Denny Pratama/detikcom)
Jakarta -

Pandemi sering dipandang sebagai momok mengerikan bagi sejumlah sektor industri termasuk sektor properti. Deretan rumah mewah dijual dengan harga miring memberi sinyal kalau industri properti tengah mengalami tekanan.

Namun rupanya ganasnya tekanan pandemi tak menyerang seluruh segmen konsumen di industri properti. Di tahun 2021, rumah tapak, rumah toko dan rumah kantor, dinilai sebagai sektor properti paling tangguh di tengah situasi pandemi Covid-19.

Konsultan properti internasional JLL Indonesia yang merilis laporan di tahun 2021 "Jakarta Property Market Update" menunjukkan trend peningkatan permintaan pasar landed house.

"Pengembang masih aktif meluncurkan proyek baru karena masih banyak permintaan," ungkap Head of Research JLL Indonesia Yunus Karim.

PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) misalnya. Dalam waktu 3 jam tidak kurang dari 80 unit klaster komersial terbaru "Hive@Parc" dengan harga rata-rata mulai Rp 1,5 miliar dan "Hive@Himalaya" dengan harga mulai Rp 2,6 miliar habis terjual bahkan mengalami kelebihan permintaan.

Klaster komersial Lippo dengan konsep Triple Key ini menjadi solusi bagi kalangan milenial yang menjalani new normal lifestyle bekerja dan berbisnis dari rumah. Desain unit 3 lantai ini dapat digunakan untuk membangun 3 usaha yang berbeda dalam satu bangunan dengan akses dan utilitas terpisah.

"Kami fully realized bahwa DNA Lippo sangat baik dalam membuat suatu kawasan kota baru. Manajemen LPKR sedang mematangkan re-concept kota Lippo Village untuk improve menjadi suatu kota "City of Dreams" bagi anak-anak muda kalangan milenial. Kami ingin membangun kota untuk para 'creativepreneur' agar dapat menciptakan dan memperoleh opportunities disini," kata CEO LPKR John Riady belum lama ini.

Ia menuturkan, selain menyediakan harga yang bersaing, keberhasilang pengembang dalam memasarkan produknya di tengah pandemi juga harus mempertimbangkan sejumlah spek pendukung seperti fasilitas hunian dan peluang investasi di masa depan.

"Berlokasi di tengah kota Lippo Village dengan semua fasilitas kota yang sudah matang, The Hive bukan hanya menjadi tempat tinggal dan tempat berbisnis, tapi sekaligus investasi masa depan," sambung dia.

(dna/dna)