Menteri ATR Buka-bukaan Ada Oknum PNS Jadi Mafia Tanah

Aulia Damayanti - detikFinance
Kamis, 18 Nov 2021 10:59 WIB
Menteri ATR Sofyan Djalil berkomitmen menyelesaikan proses sertifikasi tanah di DKI Jakarta pada 2019. Hal itu dilakukan guna memberantas mafia tanah.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil membeberkan ada oknum di kementeriannya menjadi mafia tanah.

"Kami akui masih ada oknum aparat BPN yang terlibat dalam kasus pertanahan," kata Sofyan dalam rapat koordinasi penanganan kejahatan pertanahan, dikutip dari Antara, Kamis (18/11/2021).

Sofyan menegaskan para oknum itu telah diberikan hukuman baik secara administrasi maupun pidana. "Bahkan kepala kantor wilayah BPN kita copot dan pidanakan," tegasnya.

Menurutnya, dengan kementerian yang mempekerjakan 38 ribu pegawai se-Indonesia diibaratkan itu sebagai apel dalam keranjang, pastinya ada beberapa apel yang rusak.

"Jadi bagaimana yang rusak itu dibuang," ujar Sofyan.

Pernyataan itu disampaikan Sofyan saat menanggapi Ketua Panitia Kerja Mafia Tanah Komisi II DPR RI Junimart Girsang.

Dalam kesempatan itu, Junimart mengatakan satuan tugas tim pencegahan dan pemberantasan mafia tanah segera menyelesaikan persoalan internal.

"Dalam menangani kejahatan di bidang pertahanan yang pertama dibenahi adalah persoalan internal," kata Junimart.

Junimart menegaskan tidak mungkin ada mafia pertanahan, tanpa adanya orang dalam. Kemudian, disebut mafia tanah jika telah ada sertifikat tanah yang diterbitkan badan pertanahan tanah (BPN).



Simak Video "Digugat Mafia Tanah, 7 Aset Negara di Sulsel Kini Kembali ke Pemerintah"
[Gambas:Video 20detik]
(ang/ang)