Proyek Rusun Nempel Stasiun di Ciracas Hampir Rampung, Begini Progresnya

Zulfi Suhendra - detikFinance
Rabu, 01 Des 2021 14:05 WIB
TOD LRT Ciracas
Foto: TOD LRT Ciracas (Istimewa)
Jakarta -

Proyek hunian nempel stasiun alias transit oriented development (TOD) Ciracas hampir rampung. Saat ini proyek yang dinamai LRT City Ciracas tersebut sudah masuk tahapan tutup atap alias topping off.

Proyek ini dibangun di atas lahan seluas 6,2 hektar yang akan mencakup total 3.668 unit apartemen beserta fasilitas lainnya untuk memenuhi kebutuhan khususnya milenial.

Direktur Utama ADCP Rizkan Firman mengungkapkan, pelaksanaan pembangunan yang sesuai target menjadi fokus utama dalam meningkatkan kepercayaan konsumen. Meski dalam situasi pandemi Covid-19 dengan segala tantangannya ADCP optimistis dapat menyelesaikan tower Azure tepat waktu.

"Seremoni topping off tentunya menjadi milestone penting untuk tahapan pengembangan proyek dan ini sebagai bentuk komitmen kami kepada masyarakat dan konsumen. Hunian TOD juga terus didorong oleh pemerintah karena menjadi solusi hunian sekaligus sarana mobilitas dengan LRT yang efisien di satu kawasan dan dengan topping off ini semakin dekat masyarakat bisa merasakan keunggulan sebuah kawasan TOD," ujar dia dalam siaran persnya, Rabu (01/12/2021).

Dia mengatakan, saat ini menjadi kesempatan yang baik untuk memiliki produk properti khususnya yang berkonsep TOD seperti LRT City Ciracas ini. Rizkan mengatakan, ada banyak kemudahan untuk masyarakat mengakses produk properti seperti suku bunga acuan Bank Indonesia yang sangat rendah, program uang muka nol persen, pembebasan biaya, dan sebagainya.

"Dari semua indikator positif itu, progres LRT Jabodebek yang akan beroperasi tahun depan tentunya akan menjadi katalis untuk mendorong penjualan unit-unit LRT City dan membuat tren peningkatan value dari unit di sini. Masyarakat diuntungkan dengan peningkatan harga unitnya maupun captive market yang besar untuk unitnya disewakan," imbuhnya.

Sementara itu, Project Director LRT City Ciracas Chaerul Annas menambahkan, ada banyak konsep yang diterapkan untuk menghadirkan harmony and quality life di kawasan ini. Misalnya sarana outdoor dengan telaga urban berupa danau untuk area rekreasi sekaligus fungsi ekologis untuk tempat retensi dan kawasan zero run off. 45 persen areanya juga digunakan untuk ruang terbuka sehingga kawasannya sangat sehat dan nyaman.

"Setelah prosesi topping off ini kami lanjutkan dengan proses finishing untuk mengejar target serah terima (handover) di tahun 2022 bersamaan dengan operasional LRT Jabodebek. Sehingga penghuni bisa merasakan langsung kenyamanan berhunian dan kemudahan aksesibilitas menggunakan transportasi publik LRT ke berbagai wilayah Jabodetabek dengan cepat," katanya.

Unit apartemen LRT City Ciracas-Urban Signature menyediakan tipe studio (24,5 m2), 1 kamar, dan 2 kamar seharga mulai Rp500 jutaan. Dengan berbagai promo dan program kemudahan ini cicilannya mulai Rp4 jutaan per bulan sehingga cocok untuk pekerja milenial yang mencari properti pertamanya.



Simak Video "Stasiun Tanah Abang Tampil Beda, Bajaj Hingga Ojol Tak Lagi Semrawut"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/dna)