Pertumbuhan Ekonomi Cerah, Pengembang Pede Properti Ngebut di 2022

Aulia Damayanti - detikFinance
Rabu, 08 Des 2021 14:16 WIB
New housing estate in Australia growing city Melbourne. New development are constantly going up throughout the suburbs of Melbourne and many other capital cities around Australia.
Ilustrasi rumah Foto: Getty Images/Tim Allen
Jakarta -

Pertumbuhan pasar properti di tahun depan diyakini bakal cerah. Hal itu didorong dengan pemulihan ekonomi nasional yang kian terlihat.

Terkait ekonomi, Direktur Riset CORE Indonesia, Piter Abdullah mengatakan, pertumbuhan ekonomi akan berada di kisaran 3,75% hingga 4,75% dengan asumsi tren pandemi Covid-19 terus menurun hingga akhir tahun.

Hal ini didukung juga oleh proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di Kuartal IV/2021 yang berada di jangkauan 7% hingga 7,8%. Melihat pertumbuhan tersebut, Pemerintah Indonesia menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,2% di tahun 2022.

Pengembang pun optimistis, dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi itu, pasar properti aka semakin bergairah. John Riady CEO PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) menyatakan optimismenya di bidang properti.

"Kami sangat optimis bahwa target pertumbuhan ekonomi nasional tersebut dapat tercapai karena Indonesia saat ini sudah memasuki fase pemulihan masa pandemi. Data menunjukkan kontribusi sektor properti di tahun 2020 mencapai Rp 324,3 triliun atau 3,02% dari total nilai perekonomian nasional, tertinggi selama 10 tahun terakhir. Kami yakin ke depannya prospek sektor properti akan lebih cerah, di tahun 2022 semakin bertumbuh dan memberikan kontribusi dalam mempercepat pemulihan ekonomi nasional," ujar John dalam keterangannya, Rabu (8/12/2021).

Dia mengatakan, pihaknya telah berevolusi dan beradaptasi terhadap perkembangan zaman, terlebih di sektor properti yang sering dinilai sebagai bisnis konvensional. Menghadapi masa pandemi, LPKR meraih keberhasilan dalam pertumbuhan pendapatan dan indikator finansial sepanjang tahun 2021 dengan menggandeng kalangan milenial sebagai pasar utama rumah tapak yang kini semakin besar.

Menurut John, kebutuhan hunian bagi kalangan milenial merupakan tantangan yang harus dijawab oleh LPKR. Terlebih lagi dengan ketersediaan rumah yang memenuhi selera, kebutuhan serta gaya hidup kalangan tersebut.

Belakangan ini, LPKR meluncurkan produk terbaru "Cendana Cove" yang merupakan klaster Cendana Series ke-. Peluncuran rumah 2 lantai Cendana Cove pada 4 Desember 2021 dengan harga mulai Rp 710 juta itu berhasil habis terjual.

"Kami sangat bersyukur atas keberhasilan penjualan Cendana Cove dan berterima kasih kepada konsumen yang telah rela antre sejak pagi untuk memilih unit. Kami akan terus berinovasi mengembangkan kota Lippo Village sebagai City of Dreams bagi para creativepreneurs; para 'pencipta kemajuan' bagi bangsa." ujar John.



Simak Video "Start Bisnis Properti Modal UMR"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)