Mark Zuckerberg Beli Bendungan Rusak di Hawaii Rp 240 M, Buat Apaan?

Zulfi Suhendra - detikFinance
Selasa, 28 Des 2021 11:59 WIB
Mark Zuckerberg mengumumkan pergantian nama baru Facebook menjadi Meta di event Connect 2021. Meta nantinya akan menjadi induk perusahaan yang menaungi Facebook, Instagram, WhatsApp, Oculus, dan lainnya.
Foto: Getty Images
Jakarta -

Orang kaya dunia pendiri Facebook, Mark Zuckerberg lagi jor-joran beli tanah. Baru-baru ini dia dikabarkan beli tanah di Hawaii, termasuk sebuah bendungan rusak.

Diberitakan Marketwatch, Selasa (28/12/2021), Zuckerberg membeli properti di Hawaii termasuk bendungan 'mematikan'. Pasalnya, bendungan jebol ini pernah menyebabkan banjir hebat yang menelan korban Jiwa 15 tahun lalu.

Dilaporkan, Zuckerberg pada bulan lalu merogoh kocek US$ 17 juta atau sekitar Rp 240 miliar (kurs: Rp 14.100) untuk membeli 110 hektare tanah milik perusahaan keluarga Pflueger di lokasi ini.

Pembelian itu termasuk bendungan yang jebol hingga banjir yang menewaskan 7 orang. Bendungan tersebut jebol karena tak mampu menahan debit air akibat hujan turun nyaris hampir 40 hari berturut-turut. James Pflueger bertanggung jawab atas peristiwa itu karena merupakan pengelola bendungan.

Dia divonis bersalah dan dipenjara 7 bulan di 2014, kemudian bebas di 2015. Dia meninggal pada 2017 di usia 91 tahun.

Zuckerberg dan istri Priscillia Chang berkomitmen untuk memenuhi persyaratan legal untuk memiliki properti itu. Zuckerberg berencana untuk menjadikan lahan itu untuk lahan pertanian, ladang dan konservasi. Ini menambah panjang kepemilikan lahan Zuckerberg di Hawaii, setelah sebelumnya, miliarder ini sudah memiliki 1.300 hektare lahan di pulau ini.

Simak video 'Cerita Jokowi Bertemu Mark Zuckerberg: Orang Beli Lahan-Berbisnis Virtual':

[Gambas:Video 20detik]



(zlf/zlf)