Digandrungi Orang AS, Ini Untung Rugi Rumah Kayu Vs Batu

Trio Hamdani - detikFinance
Senin, 10 Jan 2022 17:30 WIB
Studio arsitek Swiss berhasil menyulap sebuah lumbung tua berusia menjadi rumah keluarga yang sangat nyaman. Sebelumnya lumbung ini sudah berdiri sejak 1920.
Foto: Istimewa/Lucy Wang/Inhabitat.

1. Kayu Tidak Dapat Diandalkan Seperti Bahan Bangunan Lainnya

Meski rumah dari kayu bisa menahan erosi dan akumulasi, namun tidak begitu bagus saat menghadapi bencana alam. Musuh paling berbahaya dari konstruksi kayu tentu saja adalah api. Bangunan kayu selalu berisiko terbakar.

Selain kebakaran, badai besar juga dapat menyebabkan kerusakan serius pada bangunan kayu. Namun, kayu keras dan pohon yang lebih tua cukup tahan lama, jadi menggunakannya mengurangi risiko secara signifikan.

2. Waspada Terhadap Hama

Hama adalah bahaya yang akan segera terjadi pada rumah kayu mana pun. Mereka dapat menghancurkan rumah Anda bahkan sebelum Anda mengidentifikasi masalahnya. Paling umum, pemilik rumah kayu harus berurusan dengan rayap, semut kayu, penggerek kayu, kumbang kulit kayu dan kumbang bubuk. Hama ini bekerja perlahan tapi tanpa ampun merusak rumah Anda. Lebih buruk lagi, pada saat Anda mengidentifikasi ancaman, biasanya sudah terlambat untuk memperbaiki kerusakan.

3. Rumah Kayu Perlu Perawatan Sesekali

Kayu kemungkinan akan aus setelah beberapa saat. Karena ini adalah biopolimer, itu subjektif terhadap proses degradasi biotik dan abiotik. Bakteri, jamur jamur, matahari, angin, dan bahkan air dapat menyebabkan kerusakan dan pembusukan yang lambat. Namun, jika rumah Anda dibangun dengan kayu berkualitas tinggi, itu akan membutuhkan perawatan dan adaptasi yang minimal.

Kelebihan membeli atau membangun rumah bata di halaman selanjutnya ya.