ADVERTISEMENT

RI Masih Primadona Investasi, Pengembang Jepang Bikin Hotel Rp 2,8 T

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Minggu, 30 Jan 2022 14:54 WIB
(Istimewa)
Foto: (Istimewa)
Jakarta -

Iklim investasi di sektor properti tanah air kembali bergairah. Buktinya, ada pengembangan properti yang juga dilakukan pihak asing. Salah satunya dari Jepang, tepatnya lewat perusahaan Mitsubishi Estate.

Mitshubishi Estate yang bekerja sama dengan perusahaan lokal, Duta Putra Land hingga Rizki Bukit Abadi bakal membangun The Okura Residensce and Hotel.

Ketiganya membentuk sebuah perusahaan bernama PT. Bima Sarana telah menandatangani perjanjian kerjasama dengan The Okura Hotel Management Service untuk proyek ini.

"Ini akan menjadi project pertama untuk Mitsubishi Estate dalam membangun apartemen residensial dan hotel di Indonesia, dan juga merupakan Hotel Okura pertama di Indonesia," kata perusahaan dalam keterangan resminya, Minggu (30/1/2022).

The Okura Residences dan Hotel Jakarta ditargetkan beroperasi pada tahun 2025. Proyek ini berlokasi di Gatot Subroto, jalan protokol di CBD Jakarta.

Proyek berskala besar itu menelam total pembiayaan sekitar hingga Rp 2,8 triliun. Spesifikasinya, gedung akan dibangun sebanyak 46 lantai dengan jumlah unit apartemen strata title senang 353 unit dan kamar hotel sebanyak 181 kamar. Total luasan proyek hotel ini sebesar 95 ribu meter persegi.

PT Bima Sarana Perkasa bekerja sama dengan team yang handal di bidangnya seperti Arsitektur Mitsubishi Jisho Sekkei dan Airmas Asri, Interior Design HBA Tokyo dan HBA Jakarta, serta pembangunan akan dilaksanakan oleh oleh Joint Venture antara Shimizu Corporation dan Total Bangun Persada.

Layanan bintang 5 bakal hadir di Hotel Okura, seperti all-day dining, Japanese restaurant, club lounge, banguet room, meeting room, indoor dan outdoor swimming pool, fitness center, stone osen, dan lain-lain.

(hal/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT