Waduh! 23% Tanah Milik Negara Masih Bermasalah

ADVERTISEMENT

Waduh! 23% Tanah Milik Negara Masih Bermasalah

Anisa Indraini - detikFinance
Jumat, 08 Apr 2022 19:15 WIB
Sertifikat Tanah
Foto: Tim Infografis: Luthfy Syahban
Jakarta -

Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat masih ada 28.207 nomor urut pendaftaran (NUP) tanah pemerintah pusat yang bermasalah. Angka itu setara 23% dari total sertifikasi tanah Barang Milik Negara (BMN).

Kepala Subdirektorat Barang Milik Negara (BMN) III DJKN Kemenkeu Bambang Sulistyono mengatakan tanah BMN yang statusnya bermasalah itu beragam seperti masih atas nama pihak ketiga, masih kawasan hutan, atau kesalahan pencatatan tanah wakaf.

"Yang 23% merah bermasalah kenapa? Ada 28.207 NUP tanah bermasalah, antara lain masuk dalam kawasan hutan sengketa, berperkara, kesalahan pencatatan tanah wakaf," kata Bambang dalam Bincang Bareng DJKN, Jumat (8/4/2022).

Sementara itu, jumlah NUP tanah bersertifikat yang berstatus clean and clear sebanyak 60.493 atau 49% dari total 124.232 NUP tanah.

Lalu, 28% sisanya atau 35.532 NUP tanah masih dalam proses sertifikasi tahun ini.

Menurut Bambang, dari total aset tetap negara, hampir 76% atau Rp 4.539,8 triliun berupa tanah. Sementara, total aset RI sebesar Rp 11.098 triliun per 2020.

"Barang milik negara itu bisa kelihatan ada yang berupa aset tetap atau tanah, ini fundamental," imbuhnya.



Simak Video "Penampakan Pulau Ischia Italia usai Diterjang Longsor"
[Gambas:Video 20detik]
(aid/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT