Kalau Ibu Kota Jadi Pindah, Bisnis Properti di Jakarta Gimana Nasibnya?

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 22 Apr 2022 21:00 WIB
Ibu Kota Baru
Foto: Ibu Kota Baru (Fuad Hasim/detikcom)
Jakarta -

Pengembang tetap yakin sektor properti di Jakarta dan sekitarnya tetap tumbuh. Meski, ibu kota akan dipindah ke Kalimantan Timur.

Ketua Dewan Pengurus Daerah Real Estat Indonesia (DPD REI) DKI Jakarta, Arvin Fibrianto Iskandar mengatakan, Jakarta tetap menjadi pilihan investasi. Sebab, pemindahan ibu kota masih berlangsung lama.

"Saya rasa saat ini Jakarta masih tetap merupakan pilihan untuk investasi, walaupun ada rencana pemindahan ibu kota, tapi ini masih cukup lama. Saya yakin Jakarta merupakan the best pilihan untuk investasi," ujarnya, Jumat (21/4/2022).

Dia juga mengatakan, Jakarta masih ibu kota hingga saat ini di mana ekonomi dan bisnis tetap bergerak. Selain itu, berkaca dari negara lain, pusat investasi bukan hanya tergantung dari ibu kota.

"Contohnya seperti di negara-negara besar lainnya seperti Amerika ibu kotanya kita tahu Washington DC, tapi bukan pilihan utama untuk investasi, sama dengan Jakarta saat ini jadi pusat investasi negara-negara lain," ucap dia.

Dia mengatakan, rencana pemindahan ibu kota tak mengganggu investasi sektor properti. Sektor properti sendiri sempat goyang karena pandemi COVID-19.

"Saat ini tidak ada (dampak rencana pindah ibu kota), ya berjalan normal, justru properti ini menjadi kendala karena COVID itu, bukan rencana pemindahan ibu kota," kata dia.

Sebagai tambahan, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Realestat Indonesia (REI) DKI Jakarta baru saja memberikan santunan kepada seribu anak yatim dan dhuafa dari 15 panti asuhan/yayasan yang tersebar di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

Kegiatan ini adalah kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh DPD REI DKI Jakarta setiap bulan Ramadan sejak tahun 2003.

(acd/dna)