ADVERTISEMENT

Keluarga Pejuang Reformasi Dapat Rumah dari Erick Thohir, Alumni Buka Suara

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Rabu, 27 Apr 2022 16:42 WIB
Sudah 17 tahun berlalu tepatnya hari ini terjadinya Tragedi Trisakti di Universitas Trisakti, Grogol, Jakarta. Sejumlah Keluarga besar civitas akademika beserta kerabat korban melakukan tabur bunga untuk memperingati dalam Peringatan 17 Tahun Tragedi 12 Mei 1998. Upacara peringatan 17 Tahun Tragedi 12 Mei 1998 dilakukan di Universitas Trisakti, Grogol, Jakarta, Selasa (12/5/2015). Agung Pambudhy/detikcom.
Silmy Karim/Foto: Screenshoot 20detik
Jakarta -

Ketua Umum Ikatan Alumni Trisakti (IKA Trisakti) Silmy Karim mengapresiasi pemberian rumah dan tali kasih kepada empat keluarga pejuang reformasi.

Pemberian rumah oleh Menteri BUMN Erick Tohir dilakukan pada 25 April 2022 di Jakarta dan bantuan tali kasih oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada 26 April 2022 di Universitas Trisakti Kampus A, Jakarta Barat.

"Kami atas nama alumni Trisakti sangat mengapresiasi atas pemberian rumah dan bantuan tali kasih kepada keluarga pejuang reformasi. IKA Trisakti mengucapkan terima kasih kepada Presiden RI Bapak Joko Widodo dan pihak yang telah memberikan perhatian kepada keluarga pejuang reformasi," jelas Ketua Umum IKA Trisakti Silmy Karim dalam keterangannya, Rabu (27/4/2022).

Sebanyak empat keluarga pejuang reformasi mendapatkan rumah dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Kementerian BUMN dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk serta bantuan tali kasih dari Kementerian Perindustrian sebesar Rp 750 juta untuk masing-masing keluarga.

Keluarga pejuang reformasi yang menerima rumah dan bantuan tali kasih yaitu keluarga Almarhum Hendriawan Sie, keluarga Almarhum Hafidin Royan, keluarga Almarhum Hery Hartanto, dan keluarga Almarhum Elang Mulya Lesmana.

"Bantuan ini wujud perhatian pemerintah yang sangat positif terhadap para pejuang reformasi. Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan beban dari keluarga pejuang reformasi," lanjut Silmy.

Tragedi Trisakti terjadi pada tanggal 12 Mei 1998, kejadian yang berawal dari aksi damai mahasiswa Universitas Trisakti di depan kampus A Grogol Jakarta Barat ini berakhir dengan tewasnya empat mahasiswa Universitas Trisakti.

Tragedi Trisakti ini menjadi pemicu terjadinya proses reformasi di Indonesia dan kampus Universitas Trisakti disebut juga sebagai kampus reformasi. Hingga kini Tragedi Trisakti 1998 terus diperingati oleh mahasiswa di seluruh Indonesia dan dijadikan renungan agar kekerasan tidak terulang kembali.

Selain pemberian rumah dan bantuan tali kasih, dalam acara tanggal 26 April 2022 di Kampus Reformasi Trisakti ini juga dilaksanakan kuliah umum yang diberikan oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dengan tema Akselerasi Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Melalui Pembangunan SDM yang Adaptif dan Berdaya Saing.

(kil/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT