Izinkan Warga Memanen, Hadi Kirim Satgas ke Lahan Sengketa Tegalrejo

Aulia Damayanti - detikFinance
Senin, 20 Jun 2022 21:30 WIB
Hadi Tjahjanto
Foto: Mulia Budi/detikcom: Menteri ATR/Kepala BPN Hadi Tjahjanto
Jakarta -

Menteri ATR/Kepala BPN Hadi Tjahjanto mengizinkan warga Desa Tegalrejo menggunakan lahan Kebun Pancursari yang masih sengketa atau dalam proses hukum. Hal itu dilakukan agar masyarakat tetap bisa melangsungkan kegiatan ekonominya.

"Bapak/Ibu sekalian, diperlukan kesabaran untuk memenuhi keinginan kita. Tapi Bapak/Ibu sekalian yang sekarang masih menanam tebu, jagung, dan lainnya masih bisa dipanen, bisa diambil, silakan dipanen semuanya. Yang penting untuk perekonomian masih terus berjalan, masih bisa makan," ujar Hadi kepada warga Tegalrejo, dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (20/6/2022).

Kebun Pancursari diketahui juga dimiliki oleh PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XII yang memiliki hak guna usaha (HGU) atas lahan itu. Lokasi lahan itu tepatnya di Desa Tegalrejo, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur.

Namun di sisi lain, masyarakat perkebunan Tegalrejo juga memiliki Sertifikat Hak Milik di atas lahan tersebut. Oleh sebab itu, antara warga dan perusahaan mengalami konflik atas lahan tersebut.

Atas masalah itu, Kementerian ATR/BPN mendatangi lokasi itu pada Minggu (19/6) lalu. Pada kunjungan itu, Hadi mendengarkan aspirasi serta berdialog dengan masyarakat pekebun.

Kemudian, ia juga berdiskusi dengan perwakilan warga penggarap lahan, kepala desa, bupati, dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat untuk mencari solusi bagaimana masyarakat tetap bisa memanfaatkan lahan perkebunan demi keberlangsungan hidupnya.

Mengirim Satgas ke lokasi lahan sengketa di halaman berikutnya. Langsung klik