Demi Nol Emisi Karbon, Raja Properti Sydney Kelahiran RI Bangun Green Building

Kholida Qothrunnada - detikFinance
Rabu, 22 Jun 2022 11:48 WIB
Proyek Apartemem Crown Group Milik Iwan Sunito
Foto: Dok. Crown Group
Jakarta -

Negara-negara di dunia kini tengah berperang dengan bahaya emisi karbon. Upaya yang dilakukan bersama adalah dengan menerapkan program net zero emission.

Semua pihak didorong untuk mendukung program tersebut, termasuk di sektor properti. Raja properti Australia kelahiran Indonesia, Iwan Sunito mengatakan, salah satu upaya yang dilakukan pengembang adalah dengan membangun produk properti hijau alias green building.

Iwan yang besar di Pangkalan Bun, ini mengatakan, pemerintah Australia menargetkan net zero emission pada 2050. Perusahaan propertinya, Crown Group, sudah menerapkan prinsip dasar green building sejak dari satu dekade lalu.

"Di Crown Group, kami telah menerapkan prinsip-prinsip dasar green building semenjak tahun 2010, menciptakan tren hunian baru di dunia. Hal ini bisa terlihat dalam pekerjaan kami pada Arc by Crown Group, Infinity by Crown Group, Waterfall by Crown Group, The Grand Residences dan sekarang Mastery by Crown Group," ujar Iwan dalam keterangan resminya, Rabu (22/6/2022).

Proyek properti yang dibangun Iwan lebih banyak berlokasi di Sydney. Dikatakan Iwan, banyak hal yang harus dilakukan oleh kota Sydney untuk mengejar kota-kota global lainnya di Dunia dalam hal desain dan pengembangan kawasan yang berkelanjutan.

"Hasil dari Pemilihan Federal Australia baru-baru ini mengirimkan pesan yang jelas dari para pemilih bahwa perlu ada fokus yang jauh lebih besar pada konsep hijau dan berkelanjutan yang positif bagi lingkungan di semua bidang termasuk pengembangan properti," kata Iwan.

"Hal ini sejalan dengan rencana pemerintah Australia untuk mencapai Net Zero Emissions pada tahun 2050," imbuhnya.

Iwan menyebut ada beberapa aspek yang ditekankan pada proyeknya, demi mencapai prinsip dasar green building.

"Konsep yang menyatu dengan alam, penggunaan material berbahan dasar kayu dan bisa daur ulang, ruang tamu yang luas dengan sirkulasi udara maksimal serta keberadaan pintu kaca besar yang memungkinkan sinar matahari dapat menyinari secara alami, sehingga mengurangi konsumsi listrik," ujarnya.



Simak Video "Indonesia Ajak Negara-negara G20 Capai Net Zero Emission"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)