ADVERTISEMENT

Properti 4,5 Hektare Dibangun di Cilegon, Ada Hotel Bintang 5 hingga Mal

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 20 Jul 2022 18:17 WIB
Dok PT GMP
Foto: Dok PT GMP
Jakarta -

Sebuah komplek properti mixed use seluas 4,5 hektare tengah dikembangkan di Cilegon, Banten. Proyek properti itu mencakup pembangunan hotel, kondotel, restoran hingga mal.

Properti tersebut digarap oleh PT Grand Mangkuputra. Saat ini, pengembangan mixed use properti seluas 4,5 hektare tersebut masuk tahap restorasi hotel yang bernama Bally Internasional Hotel.

Bally Internasional Hotel Cilegon saat ini hampir menuntaskan restorasi 130 kamar hotel dan lounge yang sudah dimulai sejak April 2022. Ditargetkan restorasi hotel keseluruhan rampung pada November mendatang.

"Kami targetkan semua proses restorasi hotel dan lounge selesai pada November, dan grand launching hotel direncanakan pada Desember 2022," kata Bally Saputra Datuk Janosati, Presiden Direktur Riyadh Group Indonesia, induk usaha PT Bally Internasional Hotel & Convention Centre (BIHCC) dalam keterangan persnya, Selasa (19/7).

Saat ini, status hotel yang dulunya bernama The Grand Mangkuputra Arcade Hotel itu berubah menjadi Hotel Bintang Lima. Dia menambahkan dengan adanya peningkatan status hotel menjadi bintang lima diharapkan menjadi magnet untuk menarik semakin banyak tetamu termasuk pekerja asing (ekspatriat) untuk datang Bally Internasional Hotel Cilegon dan Restoran Minang The New Natrabu Cilegon.

Apalagi, saat ini sejumlah perusahaan Korea Selatan dan Jepang sudah mengajukan minat dan sedang tahap negosiasi untuk menyewa 50 kamar hotel dalam jangka panjang (long stay) antara 3-5 tahun bagi kebutuhan staf dan pekerja asing di perusahaan mereka. Selain di Bally Internasional Hotel Cilegon, korporasi asing juga banyak yang menyatakan minat menyewa kamar secara long stay di Bally Ekspress Hotel Merak yang juga dikelola BIHCC.

Sementara itu, Tb Iman Ariyadi, Presiden Direktur PT Grand Mangku Putra (GMP) selaku owner The Grand Mangkuputra Arcade mengungkapkan setelah restoran dan hotel beroperasi, di tahap berikut segera dikembangkan lifestyle mall seluas 5.000 meter persegi di kawasan tersebut.

Mall berkonsep fashion, food and fine dining restaurant tersebut dibangun di atas lahan seluas 2,5 hektar. Nantinya ada sekitar 25 tenant yang akan beroperasi di lifestyle mall tersebut. Berikutnya juga akan dibangun tower apartemen dengan total 800 unit.

"Semua pengembangan ini dimaksudnya agar kawasan GMPA ini menjadi salah satu destinasi wisata terpadu di Banten, membuka banyak lapangan kerja sehingga mampu meningkatkan PAD dan perekonomian masyarakat sekitar," pungkas Iman Ariyadi.

Sementara itu, Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) telah menetapkan Hotel Grand Mangkuputra Arcade Cilegon yang kini berganti nama menjadi Bally Internasional Hotel & Convention Centre Cilegon sebagai hotel bertaraf bintang lima, naik kelas dari sebelumnya bertaraf bintang tiga.

G.S. Ashok Kumar, Ketua Harian PHRI Banten menjelaskan deklarasi Bally Internasional Hotel Cilegon menjadi hotel bintang lima didasarkan kepada peningkatan mutu kamar, pelayanan, fasilitas dan manajemen hotel tersebut. Hotel yang berlokasi di kawasan mixed use development The Grand Mangkuputra Arcade (GMPA) seluas 4,5 hektar itu pun menjadi hotel bintang lima yang pertama di Kota Baja tersebut.

"Hotel ini sangat layak dan pantas sekali untuk menyandang predikat hotel bintang lima karena telah melakukan upgrade kamar dan pelayanan berikut fasilitas yang cukup berkelas. Untuk itu, hari ini kami declare Bally Internasional Hotel Cilegon menjadi hotel bintang lima," kata Ashok Kumar.



Simak Video "Start Bisnis Properti Modal UMR"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT