ADVERTISEMENT

Pengembang Kawasan Industri Dapat Kucuran Rp 1,3 T, Duitnya Buat Apa?

- detikFinance
Senin, 25 Jul 2022 16:11 WIB
Nilai tukar rupiah pada Selasa (16/7/2013) pagi kembali bergerak melemah ke posisi Rp 10.010 per dollar AS seiring melambatnya pertumbuhan ekonomi China. Per hari ini rupiah melemah 20 poin sehingga menjadi Rp 10.010 dibanding posisi sebelumnya di Rp 9.990 per dollar AS. File/detikFoto.
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) menandatangani perjanjian fasilitas kredit sindikasi sebesar US$ 90 juta atau setara 1,3 triliun (kurs Rp 14.950/US$).

Pinjaman sindikasi oleh lima (5) bank dan lembaga keuangan di Indonesia yakni PT Bank Permata Tbk, Indonesia Eximbank, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Indonesia Infrastructure Finance dan PT Bank Jtrust Tbk.

Direktur Utama BEST, Yoshihiro Kobi mengatakan pinjaman ini merupakan bukti kepercayaan bank-bank terkemuka di Indonesia atas bisnis kawasan industri BEST.

"Pinjaman ini akan memperkuat struktur permodalan perseroan dan akan mendukung pengembangan bisnis BEST ke depan, walaupun selama dua tahun terkendala pandemi Covid-19," dalam keterangannya di Jakarta, Senin (25/7/2022).

Ditambahkan, hingga semester I-2022 perseroan telah meraih 9 hektar marketing sales.

"Perseroan optimis atas pencapaian target sebesar 20 hektar di tahun 2022 ini," ungkapnya.

Adapun pinjaman tersebut akan digunakan untuk pembayaran utang dalam mata uang Dolar AS yang sudah ada dan mendanai pengembangan Kawasan Data Center di Kawasan Industri MM2100 Bekasi yang dimiliki BEST.

Fasilitas kredit sindikasi berjangka waktu 6,5 tahun ini dipimpin oleh PT Bank Permata Tbk (BNLI) sebagai Mandated Lead Arranger and Bookrunner bersama dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan Indonesia Eximbank.

Bertindak sebagai agen fasilitas dan account bank adalah PT Bank Permata Tbk, sementara PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebagai agen jaminan.

PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk merupakan perusahaan pengembang dan pengelola Kawasan Industri MM2100 di Bekasi. Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun, Perusahaan terus melakukan pengembangan yang berkelanjutan dengan menyediakan infrastruktur, sarana dan prasarana, serta fasilitas untuk memenuhi kebutuhan manufaktur maupun industri lainnya seperti logistik dan data center.

Perusahaan berkomitmen untuk terus mengembangkan bisnis kawasan industri untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. Kawasan Industri MM2100 saat ini telah dipercaya sebagai tempat beroperasi bagi lebih dari 350 perusahaan nasional dan multinasional.

(dna/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT