ADVERTISEMENT

Lagi Bingung Bangun Rumah, Bisa Konsultasi Gratis di Klinik Ini

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 29 Jul 2022 15:55 WIB
Proses pembangunan rumah Cluster Da Vinci 2 di Kota Legenda Wisata milik PT Duta Pertiwi Tbk member of Sinarmas Land, Cibubur, Jawa Barat. Rencana larangan pengucuran KPR inden untuk rumah kedua dan seterusnya ditolak oleh pengembang. file/detikFoto.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Masyarakat yang ingin membangun rumah bisa berkonsultasi secara gratis di Klinik Rumah Swadaya (KRS) di kawasan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Klinik ini merupakan kerja sama Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa III, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Fakultas Teknik UGM.

Direktur Finance BTN Nofry Rony Poetra menyebutkan klinik ini bisa membantu masyarakat yang ingin membangun rumah secara mandiri atau swadaya.

Nantinya di KRS bisa memberikan konsultasi dan pendampingan mulai dari penentuan bahan bangunan hingga perizinan dalam membangun rumah yang layak huni.

Nofry menambahkan, tak cuma berkonsultasi masyarakat juga bisa mendapatkan informasi untuk mengakses fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Bangun Rumah dari Bank BTN lewat KRS.

"Klinik ini akan kami adaptasi untuk cabang-cabang kami di seluruh Indonesia sebagai bagian kemitraan BTN dengan PUPR. Kami akan siapkan juga untuk konsultasi produk perbankan sehingga masyarakat terbantu baik untuk teknis pembangunan hingga pembiayaan," jelas Nofry dalam keterangannya, Jumat (29/7/2022).

Dia menyebutkan masyarakat bisa menikmati ini secara gratis. Tak cuma masyarakat umum calon pengembang perumahan pun dapat memanfaatkan fasilitas ini.

Untuk mengakses layanan tersebut, masyarakat umum dapat langsung datang ke Gedung Housing Finance Center - Kantor Cabang Pembantu Bank BTN di UGM, Yogyakarta.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa III Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Salahudin Rasyidi mengatakan KRS menjadi sarana bagi masyarakat yang tidak mampu mengakses jasa biro arsitek.

Di klinik ini, masyarakat didampingi untuk mendesain rumah yang sehat dan layak huni. Masyarakat pun bisa dibantu menghitung kebutuhan biaya hingga diberikan pendampingan saat pembangunan rumah.

"Dari sisi perizinan juga akan didampingi termasuk melihat dari sisi lahan apakah aman atau rawan bencana," ujar Salahudin.

Dekan Fakultas Teknik UGM Selo menuturkan pihaknya siap untuk berkontribusi dalam penyediaan perumahan di Indonesia. "Kami siap mendukung perumahan nasional."

Adapun, Bank BTN dan UGM telah sejak lama menjalin kemitraan melalui pelatihan di bidang perumahan. Dalam kemitraan dengan Fakultas Teknik UGM dan Keluarga Alumni Teknik Sipil UGM tersebut, pada 2019 telah terbentuk School of Property Developer (SDP).

Sekolah tersebut menjadi wadah pembelajaran komprehensif bagi para calon pengembang rumah di Indonesia.

(kil/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT