ADVERTISEMENT

Menengok Pembangunan Kampung Susun Bayam yang Dibangun Anies Dekat JIS

Shafira Cendra Arini - detikFinance
Kamis, 18 Agu 2022 15:31 WIB
Kampung Susun Bayam.Shafira Cendra Arini-detikcom
Foto: Kampung Susun Bayam.Shafira Cendra Arini-detikcom
Jakarta -

Pemerintah provinsi DKI Jakarta tengah membangun proyek Kampung Susun Bayam, di kawasan Jakarta International Stadium. Bagaimana penampakannya?

Pemprov DKI berencana untuk merelokasi kawasan tempat tinggal warga Kampung Bayam yang terdampak pembangunan Stadion JIS ke rumah susun atau yang kini dikenal dengan Kampung Susun Bayam, yang direncanakan rampung pada September 2022 ini.

Pantauan detikcom, Kamis (18/8/2022), area proyek ini ditutup dan dijaga ketat oleh aparat keamanan stadion. Meski demikian, detikcom mendapat kesempatan untuk melihat area ini secara lebih dekat saat menyambangi lokasi.

Dari area pintu masuk JIS, tidak terlihat bangunan rusun yang dimaksud itu, namun ketika memasuki belakang stadion, nampak beberapa gedung yang sedang dalam proses pembangunan. Bangunan ini juga bisa terlihat dari arah area rel kereta api. Di sanalah, dulunya Kampung Bayam berdiri.

Suasana kawasan pembangunan pada pagi itu dipenuhi oleh para pekerja proyek dan alat-alat berat, diiringi pula dengan suara derit besi dan alat-alat proyek yang saling bersahutan. Nampak empat tower atau gedung telah berdiri kokoh, dengan salah satu gedung yang masih dalam tahap pemasangan dinding.

Gedung-gedung itu masih berupa semen. Beberapa unit pun nampak belum dipasang jendela. Meski begitu, terlihat proyek ini sudah menunjukkan progres yang signifikan sejak awal pembangunannya di 7 Mei 2022.

Salah satu petugas keamanan, Juwardi mengatakan, memang proyek ini direncanakan membangun tiga gedung hunian. Gedung ini pun masing-masingnya memiliki empat lantai.

"Awalnya cuma tiga lantai, tapi Pak Anies tambah jadi empat. Kalau dari pengumumannya direncanakan selesai di September," ujar Juwardi kepada detikcom.

Ia mengatakan, pembangunan rangka gedungnya sendiri sebagian besar telah selesai dan kini sedang proses penyelesaian di bagian dalamnya, yakni bagian unit huniannya. Sementara itu, ia tidak mengetahui dengan pasti apakah ketika bangunan ini rampung, para warga Kampung Bayam yang dulu menghuni lahan ini akan menempati rumah susun itu.

Di sisi lain, mengenai kabar warga Kampung Bayam sendiri, petugas keamanan lainnya mengatakan, keberadaannya kini sudah berpencar ke mana-mana. Namun, sebagian besar warganya kini membangun bedeng atau rumah sementara di kawasan di samping rel kereta api.

"Di sana (belakang stadion) ada rel kereta api. Nah di sana banyak rumah-rumah. Itu bukan Kampung Bayam, tapi banyak warga Kampung Bayam yang jadinya bangun rumah sementara di sana," tuturnya.

Ia menjelaskan, dulunya hunian warga yang tinggal di kawasan Taman BMW ini bervariatif, dari yang rumahnya dibangun dengan dinding permanen hingga yang hanya berupa bilik sederhana. Sementara untuk kebun bayam milik warga, kini hanya tersisa sedikit sekali di sisi stadion. Bahkan mayoritas dari warga yang masih tinggal di dekat sana sudah tidak menanam bayam lagi.

(zlf/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT