Penjualan Hunian TOD Nempel Stasiun LRT Laris Manis

ADVERTISEMENT

Penjualan Hunian TOD Nempel Stasiun LRT Laris Manis

Danang Sugianto - detikFinance
Minggu, 16 Okt 2022 19:30 WIB
Krisis global akibat pandemi COVID-19 berdampak pada lesunya aktivitas perekonomi di Indonesia. Pergerakan bisnis di sektor properti yang sempat membaik pun ikut terimbas.
Foto: dok. ACP
Jakarta -

PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP), emiten properti yang fokus garap hunian Transit Oriented Development (TOD) mencatatkan pertumbuhan marketing sales yang signifikan di kuartal III-2022 ini secara YoY sebesar 56.4%.

Anak usaha dari PT Adhi Karya Tbk ini menegaskan, capaian tersebut membuktikan bahwa bahwa hunian vertikal/apartemen dengan konsep TOD kian diminati oleh masyarakat. Masyarakat mulai memahami bahwa memiliki hunian yang dekat dengan transportasi massal dalam hal ini Light Rapid Transit (LRT) membuat kualitas hidup meningkat dan hemat biaya.

Animo masyarakat akan hunian berbasis transportasi masal juga tercermin dengan terjualnya 1.390 unit sepanjang Januari hingga September 2022. Tiga proyek penopang tertinggi dalam peraihan kontrak marketing sales ADCP meliputi Adhi City Sentul (rumah tapak), LRT City Tebet (apartemen), dan LRT City Bekasi (apartemen).

Direktur Utama ADCP, Rizkan Firman menjelaskan, seiring dengan peningkatan marketing sales dari perseroan, pendapatan usaha perseroan juga meningkat. "Pendapatan usaha perseroan secara YoY juga meningkat sebesar 44% dari Rp 292,5 miliar menjadi Rp 421,5 miliar," ungkap Rizkan dalam keterangan resminya, Minggu (16/10/2022).

Peningkatan pendapat usaha perseroan didorong oleh serah terima proyek Cisauk Point - Member of LRT City, Adhi City Sentul, dan LRT City Sentul. Selain itu didukung oleh peningkatan pendapatan dari salah satu sumber recurring income ADCP yaitu Hotel GranDhika Indonesia dengan peningkatan signifikan sebesar 66,8% secara YoY. Perolehan kinerja yang baik di kuartal III ini menjadikan perseroan semakin optimistis dalam mengembangkan konsep bisnis hunian TOD.

"Di tengah-tengah bisnis di sektor properti yang penuh tatangan, ADCP optimistis hunian TOD diminati masyarakat. Terbukti dari performa marketing sales dan capaian yang baik di kuartal III ini. Ke depan kami tetap berfokus pada percepatan penyelesaian pembangunan proyek di Bekasi, Sentul, dan Tangerang untuk mengejar target serah terima yan telah ditentukan," ungkap Rizkan.

Demi memperkuat komitmen sebagai pengembang hunian berbasis TOD, ADCP juga akan memperkokoh diri dalam mengembangkan business ecosystem dengan menghadirkan GranDhika Property Services (GPS), dan Stay G Service Residence di sektor hospitality.

(das/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT