Erick Thohir Mau Bikin Lapangan Parkir di Tanah Abang, Begini Rencananya

ADVERTISEMENT

Erick Thohir Mau Bikin Lapangan Parkir di Tanah Abang, Begini Rencananya

Herdi Alif Al Hikam, Ilyas Fadilah - detikFinance
Sabtu, 29 Okt 2022 14:34 WIB
BUMN Corporate Communications and Sustainability Summit (BCOMSS) 21/22 adalah sebuah ajang di dunia Public Relations/Kehumasan dan Program Keberlanjutan bagi perusahaan di lingkungan BUMN.
Foto: dok. BUMN: Menteri BUMN Erick Thohir
Jakarta -

Menteri BUMN Erick Thohir berencana mengembangkan kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Rencana ini bertujuan meningkatkan layanan transportasi publik.

Erick mengungkap siap membangun lahan parkir di Tanah Abang. Hal ini demi memecah kepadatan di wilayah tersebut.

"Kedua bagaimana meningkatkan fasilitas publik ini. Tanah abang ini kan ada tanah kereta api. Kita harus mendukung. Kita bangun nanti lapangan parkir supaya nggak crowded di tanah abang," katanya usai acara HUT Kalla Group di Hotel Kempinski, Jumat (28/10/2022).

Menurutnya, integrasi yang ada saat ini belum cukup dan perlu ditingkatkan. Ia pun turut menyinggung soal konsolidasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Makanya ada integrasinya. Contoh, yang ada di Tanah Abang itu kan akhirnya terintegrasi, mana yang gojek mana taksi, mana bis. Tapi selesai? belum. Itulah salah satunya nanti kita konsolidasikan lagi aset-aset ini," ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Erick turut menyinggung rencana penghijauan di kawasan Monas. Penghijauan dibutuhkan demi meningkatkan kualitas oksigen.

"Memang ada strategi monas mau dihijaukan, karena kita kan butuh paru-paru. Kesuksesan waktu Asian Games sama Pak JK (Jusuf Kalla) di bawah pengawasan Presiden Jokowi waktu itu, kita kan menghijaukan GBK yang saat ini jadi public area," jelasnya.

Erick menyebut akan terus meningkatkan pelayanan di kota-kota besar. Bahkan sudah ada wacana menggabungkan aset yang ada di Pemda Jawa Barat.

"Artinya kita terus ada upgrading di kota-kota besar. Termasuk bagaimana nanti kita menggabungkan aset pemerintah daerah Jawa Barat. Ada (bandara) Kertajati yang dimiliki pemerintah Jawa Barat loh. Kadang-kadang orang berpikir Kertajati punya BUMN, nggak. BUMN cuma punya 20% kalo nggak salah," pungkasnya.

Lihat juga Video: Indonesia Menuju Transisi Energi

[Gambas:Video 20detik]

(hns/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT