Dua Jurus Cegah Banjir & Longsor Serang IKN

ADVERTISEMENT

Dua Jurus Cegah Banjir & Longsor Serang IKN

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 22 Nov 2022 21:50 WIB
Bendungan Sepaku Semoi menjadi salah satu infrastruktur dasar pendukung kawasan inti pusat pemerintahan IKN di Nusantara. Progresnya sudah 74%.
Foto: Dok Kementerian PUPR: Proyek Bendungan Sepaku Semoi di Kaltim. Bendungan ini sebagai penangkal banjir di IKN Nusantara
Jakarta -

Pembangunan ibu kota negara (IKN) nusantara memperhatikan potensi banjir dan longsor. Ada 2 jurus yang diterapkan untuk mencegah longsor maupun banjir di IKN Nusantara

Jurus pertama, untuk mencegah longsor di IKN, maka porsi ruang terbuka hijau cukup besar.

"Kami melakukan mitigasi potensi bencana longsor (lanslide), antara lain dengan mempertahankan ruang hijau lebih dari 75% dari 6.600 hektar luas area Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), serta memasang sensoring monitoring pergerakan tanah," ujar Basuki dikutip dari Antara, Selasa (22/11/2022).

Kementerian PUPR membangun mengikuti topografi dengan memanfaatkan cekungan untuk embung, merancang jalan dengan kemiringan kurang dari 10%. Lalu menghindari pembangunan di lokasi dengan kerentanan gerakan tanah tinggi, serta sangat menghindari pengupasan tebing atau lereng.

Selain itu seminimal mungkin melakukan metode proses pengerjaan tanah cut and fill. "Kita ikuti topografi dan kita ingin memanfaatkan topografi daerah tersebut menjadi estetika IKN," jelas dia.

Jurus kedua, mencegah banjir di IKN, Kementerian PUPR sedang menyelesaikan pembangunan Bendungan Sepaku-Semoi dengan progres fisik sekitar 78% dengan kapasitas tampungan 10,6 juta meter kubik untuk mengendalikan banjir di kawasan IKN hingga 55%.

Ada 19 embung yang akan dibangun di KIPP sebagai sistem drainase kawasan, sekaligus menciptakan harmoni antara green and blue development. Karena itu Kementerian PUPR juga membangun infrastruktur di IKN dengan memperhatikan tiga aspek mulai dari menjamin kualitas, menjaga kelestarian lingkungan dan memperhatikan estetika.

Nantinya infrastruktur yang dibangun akan menggunakan inovasi teknologi yang mutakhir untuk memastikan kualitas tinggi dalam aspek kekuatan, keamanan, keselamatan, ketahanan dan kenyamanan termasuk pemanfaatan Building Information Model (BIM) untuk menunjang peruahan desain yang dinamis dan sesuai kebutuhan lapangan.

Lihat juga Video: Jokowi: Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2036 di IKN

[Gambas:Video 20detik]




(hns/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT