Menteri Basuki Minta Investor IKN Mulai Masuk Kuartal Kedua 2023

ADVERTISEMENT

Menteri Basuki Minta Investor IKN Mulai Masuk Kuartal Kedua 2023

Ilham Oktafian - detikFinance
Minggu, 04 Des 2022 17:30 WIB
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono usai hadiri Festival Dayung Ciliwung 2022, di kawasan Sungai Ciliwung, Minggu (4/12/2022).
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono/Foto: Ilham/detikcom
Jakarta -

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mendorong investor dalam negeri maupun internasional mulai masuk ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara per kuartal kedua 2023 mendatang. Pasalnya, menurut Basuki pembangunan IKN tak semuanya ditanggung oleh APBN.

Menurut Basuki, saat ini pemerintah tengah mulai membangun sejumlah prasarana dasar di IKN. Basuki berharap pembangunan fasilitas lain diteruskan oleh investor.

"Sudah disampaikan bapak presiden sendiri, sekarang sudah kita mulai prasarana dasarnya yang dibangun oleh APBN sebagai modal untuk mengundang para investor karena anggaran di IKN hanya 20-30 persen yg dibiayai oleh APBN," kata Basuki usai membuka Festival Dayung Ciliwung 2022, di kawasan Sungai Ciliwung, Minggu (4/12/2022).

"Lainnya oleh investasi, yang 20-30 inilah yang kita kerjakan sejak Agustus kemarin, jalan-jalan beraktivitas, jembatannya, air minumnya sampai sampahnya, sanitasinya, kantor-kantor pemerintahan, kantor presiden semua kita sudah mulai. Semoga investor masuk mulai 2023," terangnya.

Selain prasana dasar, Basuki juga menambahkan jika pihaknya sedang menyiapkan pengembangan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) wilayah 1B dan 1C. Nantinya, wilayah tersebut bakal berfokus pada perkantoran.

"Sekarang sedang kita siapkan untuk wilayah pengembangan 1B dan 1C. Sekarang kita fokus yang pengembangan kawasan inti pusat pemerintahan yang memang untuk perkantoran," paparnya.

Untuk itu, ia berharap investor mulai masuk pada kuartal kedua 2023. Basuki sendiri mengklaim jika saat ini banyak investor yang sudah mengirimkan letter of intent untuk pembangunan IKN.

"Jadi nanti kuartal kedua 2023 baru mereka akan masuk, tapi yang sudah memberikan letter of intent sudah banyak sekali baik ke saya langsung dan ke otoritas Ibu Kota Nusantara," jelasnya.



Simak Video "Rusia Berminat Investasi di IKN: Kami Punya Pengalaman Pindahkan Ibu Kota"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT