Ada Proyek IKN, Bagaimana Dampaknya ke Ekonomi Sekitar?

ADVERTISEMENT

Ada Proyek IKN, Bagaimana Dampaknya ke Ekonomi Sekitar?

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Jumat, 09 Des 2022 14:28 WIB
President Director Honeywell Indonesia & Philippines Roy Kosashi (dari kiri) berbincang dengan Deputi Bidang Transformasi Hijau & Digital Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Mohammed Ali Berawi, dan Vice President Network / IT Strategy PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. Rizal Akbar disela acara diskusi media bertajuk Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) yang Berkelanjutan Melalui Adaptasi Teknologi Terdepan di Jakarta, Selasa (29/11).
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Pemerintah saat ini sedang dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Provinsi Kalimantan Timur dan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi di kota Balikpapan. Hal ini turut membuat kebiasaan masyarakat berubah. Salah satu indikatornya tampak dari peningkatan jumlah pengunjung mall di wilayah tersebut.

Direktur Operasional PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK) Tjia Daniel Wirawan, mengatakan jumlah pengunjung yang datang ke eWalk dan Pentacity, dua mall milik Perseroan mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Jika pada tahun 2021, jumlah pengunjung mal eWalk rata-rata sekitar 406.211 orang per bulan, pada kuartal ketiga 2022 rata-rata sudah mencapai 573.122 pengunjung per bulan. Angka ini meningkat sebesar 34,2%. Adapun jumlah pengunjung mal Pentacity pada tahun 2021 rata-rata tercatat 347.471 orang per bulan. Sedangkan hingga September 2022, angkanya sudah naik 57,2% menjadi rata-rata 546.110 pengunjung per bulan.

Tjia mengemukakan, okupansi mal eWalk mencapai 95,89% dari leaseable area seluas 27.790,95 m2. Sedangkan okupansi mal Pentacity sebesar 82,24% dari leaseable area seluas 40.943,44 m2. Adapun brand-brand yang sudah masuk di kedua mall milik BSBK tersebut merupakan brand yang sangat diminati oleh masyarakat di kota-kota besar. Diantaranya adalah Uniqlo, H&M, KKV dan masih banyak lagi lainnya.

"Merupakan suatu kebanggaan untuk BSBK karena brand tersebut sampai saat ini hanya berada di kawasan Balikpapan Superblock di Balikpapan," Ujar Tjia.

Dalam waktu dekat, lanjut Tjia, akan ada penambahan tenan baru. Itu seperti Imperial Kitchen & Dimsum, Hokben, Sport Station Mega Store, Crocs, dan New Era. Kehadiran para tenan baru tersebut diyakini dapat mendongkrak jumlah pengunjung mall.

Tidak hanya itu, untuk mendorong peningkatan jumlah pengujung mall, Wulandari Bangun Laksana juga melakukan soft opening peluncuran Pentacity Hotel di Kawasan Balikpapan Super Block (BSB) pada hari Kamis (8/12/2022). Hotel anyar yang memiliki 176 kamar tersebut, didukung oleh sejumlah fasilitas istimewa seperti lobby yang megah.

"Hal ini menjadikan BSBK memiliki kawasan dengan jumlah kamar hotel terbanyak di Kalimantan Timur. Jumlah kamar di kawasan Balikpapan Superblock mencapai 782 kamar yang terdiri dari Grand Jatra Hotel, Astara Hotel, J-Icon hotel, dan Pentacity Hotel," ungkap Tjia.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT