Meikarta Bikin Heboh (Lagi), Lippo Sebut Serah Terima Unit Sampai 2027

ADVERTISEMENT

Meikarta Bikin Heboh (Lagi), Lippo Sebut Serah Terima Unit Sampai 2027

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sabtu, 10 Des 2022 12:30 WIB
Meikarta Central Park menjadi wisata alternatif bagi warga Cikarang. Begini potretnya.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Meikarta kembali bikin heboh setelah sebelumnya ada aksi demo yang dilakukan oleh para konsumennya di gedung DPR.

Atas kehebohan tersebut, pihak Lippo Cikarang buka suara. Corporate Secretary Lippo Cikarang Veronika Sitepu mengungkapkan perseroan sudah menerima informasi dari PT Mahkota Sentosa Utama (MSU) atas aksi demo yang dilakukan untuk memenuhi permintaan pembeli yang berbeda dari kesepakatan perdamaian yang disahkan, atau homologasi berdasarkan Putusan No. 328/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN.Niaga Jakarta Pusat tertanggal 18 Desember 2020 yang telah berkekuatan hukum tetap pada 26 Juli 2021.

Veronika menjelaskan MSU telah memenuhi komitmen dan menghormati putusan homologasi yang mengikat bagi MSU dan seluruh kreditur.

"PT MSU juga sudah menginformasikan hasil Putusan Homologasi ini kepada seluruh Pembeli yang belum menerima unit, di mana pelaksanaan hasil Putusan sudah dijalankan dalam bentuk serah terima unit secara bertahap sejak Maret 2021 lalu. Beberapa pembeli telah berupaya menempuh jalur hukum dengan mengajukan gugatan perdata namun pengadilan tetap memutuskan bahwa Putusan Homologasi yang harus dihormati dan dilaksanakan oleh para pihak," ujar dia dikutip dari keterbukaan informasi, ditulis Sabtu (10/12/2022).

Dia juga menyampaikan dalam putusan homologasi, penyerahan unit akan dilakukan secara bertahap hingga 2027. Saat ini sebanyak 28 tower sudah pada tahap penyelesaian akhir pembangunan.

Sementara 8 tower lainnya sudah topping off dan saat ini sedang dalam pengerjaan facade. "Serah terima secara bertahap kepada pembeli telah dilakukan sejak Maret 2021, hingga saat ini sudah serah terima kurang lebih 1.800 unit kepada pembeli," jelasnya.

Lippo Cikarang juga menjelaskan terkait adanya tawaran relokasi berbayar kepada konsumen Meikarta. Veronika menyebut relokasi berbayar adalah opsi pilihan yang ditawarkan kepada pembeli yang bersedia dan ingin mendapatkan unit yang sudah tersedia atau bisa tersedia lebih awal.

Tak cuma aksi demonstrasi, Meikarta juga heboh di media sosial. Seperti dalam video yang beredar ada nasabah yang tetap harus membayar cicilan meski unit apartemennya tidak ada.

Kemudian ada juga video curhatan konsumen Meikarta yang membeli unit namun tower belum selesai dibangun.

(kil/eds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT