Rumah Mewah Bu Eny Akhirnya Berlistrik Usai 'Gelap-gelapan' Sejak 2010

ADVERTISEMENT

Rumah Mewah Bu Eny Akhirnya Berlistrik Usai 'Gelap-gelapan' Sejak 2010

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 10 Jan 2023 06:30 WIB
Penampakan rumah Bu Eny usai terpasang listrik.
Rumah mewah ibu eny (Foto: Ilham Oktafian/detikcom)
Jakarta -

Kisah Tiko dan ibunya Eny menjadi sorotan publik belakangan ini. Tiko merawat ibunya di rumah besar yang terbengkalai, tanpa air dan listrik.

Belakangan fakta terungkap, rumah yang mereka tinggali ternyata sudah tak teraliri listrik dari tahun 2010. Artinya, rumah tersebut 'gelap-gelapan' 12 tahun lebih.

Namun, Tiko kini bisa sedikit tenang. Sebab, PT PLN (Persero) memberikan sambung listrik gratis di tempat tinggalnya di Jakarta Timur melalui program Light Up The Dream. Program ini merupakan donasi dari pegawai PLN untuk membantu masyarakat tidak mampu yang membutuhkan listrik.

Selain sambung baru, melalui Light Up The Dream juga diberikan pemasangan instalasi listrik baru di rumah tersebut.

Manager PLN UP3 Cempaka Putih, Majuddin, mengatakan, PLN memberikan sambungan listrik secara gratis sesuai kebutuhan di rumah tersebut. Sedangkan untuk instalasi di dalam rumah yang dibantu seperti pemasangan kabel, colokan dan stop kontak.

Tak hanya itu, PLN juga membantu melakukan pengecekan instalasi listrik yang lama di rumah tersebut.

"Light Up The Dream ini program PLN untuk berdonasi, membantu saudara-saudara kita yang kekurangan dan membutuhkan listrik. Termasuk ke rumah Ibu Eny dan Tiko," kata Majuddin dalam keterangannya, Senin (9/1/2023).

Antoro, Sekretaris RT 06/02, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, atas nama lingkungan dan Tiko mengucapkan banyak terima kasih kepada PLN atas perhatian dan hadirnya listrik di kediaman Ibu Eny. Dengan begitu, mereka bisa beraktivitas dengan lebih nyaman.

Sebelumnya, Majuddin mengatakan, pemilik rumah tersebut tidak lagi menjadi pelanggan PLN sejak 2010.

"Sehubungan dengan pemberitaan terkait ibu dan anak hidup tanpa listrik di rumah mewah di daerah Cakung Jakarta Timur, kami sampaikan bahwa rumah tersebut sudah tidak lagi menjadi pelanggan PLN sejak 2010," terang Majuddin kepada detikcom, Sabtu (6/1).

Saat itu, ia mengatakan, apabila pemilik rumah mau memasang kembali sambungan listriknya menghubungi PLN melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center 123.

"Jika masyarakat ingin melakukan pemasangan baru listrik, caranya cukup dengan menghubungi PLN melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center 123. Masyarakat bisa melihat simulasi biaya pemasangan baru listrik di aplikasi PLN Mobile pada menu simulasi biaya, " terang Majuddin.

(acd/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT