Ada IKN, Jokowi Tegaskan Tetap Bangun Jakarta

ADVERTISEMENT

Ada IKN, Jokowi Tegaskan Tetap Bangun Jakarta

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Jumat, 13 Jan 2023 18:45 WIB
Topping Off Indoor Multifunction Stadium (IMS) yang berada Kawasan Gelora Bung Karno (GBK)
Foto: Dok. Kementerian PUPR
Jakarta -

Pemerintah sejak tahun lalu sudah memulai pembangunan ibu kota negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur. Targetnya di tahun 2024, perlahan-lahan ibu kota Indonesia akan berpindah ke Kalimantan Timur.

Meski begitu, hari ini, Jokowi menegaskan pemerintah berkomitmen untuk tetap membangun Jakarta. Hal ini diungkapkan Jokowi saat melakukan topping off Stadion Indoor Multifungsi Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Jumat (13/1/2023).

Katanya, pemerintah akan tetap membangun Jakarta dan melengkapinya fasilitas di Jakarta untuk bisa setara dengan kota-kota maju lainnya di dunia.

"Kita akan terus membangun Jakarta dan melengkapi agar Jakarta memiliki fasilitas-fasilitas yang setara dengan kota-kota lain di dunia," sebut Jokowi dalam sambutannya.

Stadion Indoor Multifungsi GBK yang diresmikan Jokowi pengatapannya, disebut-sebut bakal menjadi stadion indoor terbesar di Indonesia dengan kapasitas 16.500 penonton dan dapat digunakan untuk berbagai gelara olahraga ataupun festival budaya. Stadion ini menghabiskan anggaran sebesar Rp 639 miliar.

Kembali ke IKN Nusantara, Jokowi memang tampak serius untuk mewujudkannya. Bahkan, dalam catatan detikcom proyek pembangunan IKN telah masuk ke dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).

Jokowi sendiri menargetkan pembangunan ini dapat diselesaikan pada semester I 2024 dan menggelar Upacara Hari Kemerdekaan Indonesia di sana pada 17 Agustus 2024.

Di sisi lain, Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Bambang Susantono sebelumnya mengungkapkan proses pembangunan IKN bakal lebih masif pada tahun ini. Logistik untuk pembangunan IKN sudah mulai masuk ke area pembangunan.

"Kuartal I kita melihat progres dimulai konstruksi di lapangan yang lebih besar. Yang lebih masif karena kontrak konstruksi yang di buat PU semua sudah di tanda tangan dan sudah mulai mobilisasi," kata Bambang kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (3/1/2023) yang lalu.

Bambang menjelaskan progres pembangunan itu terkait pembukaan lahan (land clearing) dan pembangunan lahan (land development). Menurut Bambang, pembangunan bakal mempertimbangkan aspek lingkungan.

"Kan kita membangun sesuai dengan alam jadi nanti tidak semua kita hajar untuk di potong, tapi akan disesuaikan. Nanti akan kelihatan sumbu kebangsaan seperti apa. Ada jalan akses barat akses timur. Kemudian ada di situ istananya seperti apa," ujar Bambang.

(hal/eds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT