ASN hingga Pejabat Eselon Pindah ke IKN Tinggalnya di Apartemen

ADVERTISEMENT

ASN hingga Pejabat Eselon Pindah ke IKN Tinggalnya di Apartemen

Aulia Damayanti - detikFinance
Sabtu, 14 Jan 2023 18:45 WIB
Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengumumkan ada tiga investor yang bakal menopang pembangunan hunian Aparatur Sipil Negara (ASN) senilai Rp 41 T.
Hunian ASN di IKN/Foto: Dok. Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN)
Balikpapan -

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berencana membangun hunian atau apartemen untuk aparatur sipil negara (ASN/PNS) di IKN sebanyak 47 tower. Apartemen ini diperuntukkan bagi ASN hingga pejabat eselon I.

Rencananya masing-masing unit apartemen berukuran minimal 98 meter persegi (m2). Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN, Danis Hidayat Sumadilaga mengatakan unit para ASN, eselon I hingga III akan dibedakan tergantung dengan tingkatan jabatan.

"Minimal 98 meter persegi. ASN akan dibedakan semakin tinggi dia semakin besar unitnya, tapi minimal 98 meter persegi," ungkapnya di Grand Jatra Balikpapan, Kalimantan Timur Sabtu (14/1/2023).

Porsi pemerintah untuk membangun apartemen ASN di IKN rencananya sebanyak 47 tower dengan dana Rp 9,4 triliun. Danis mengatakan saat ini Kementerian PUPR telah mengirimkan usulan rencana pembangunan apartemen tersebut

"Itu baru diajukan ke Kementerian Keuangan sebanyak 47 tower senilai Rp 9,4 triliun. Sudah dikirim usulan dan suratnya dikirim November atau Desember kemarin," tuturnya.

Kementerian PUPR berencana membangun 47 tower rumah susun, yang terdiri dari 31 tower untuk ASN di west residence, 9 tower untuk Paspampres, 4 tower untuk Polri, dan 3 tower BIN.

"Ini rumah susun atau apartemen, sebanyak hampir 17.000 ASN itu akan datang bertahap. Bentuknya semua ya rumah susun atau apartemen setinggi 12 lantai dan dari beberapa tower," ungkapnya.

Sementara, dari pihak swasta yang akan membangun hunian ASN di antaranya PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon), PT Risjadson Brunsfield Nusantara - CCFG Corp (Konsorsium Nusantara), dan Korea Land and Housing Corporation (KLHC).

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) akan membangun 6 tower apartemen, PT Risjadson Brunsfield Nusantara - CCFG Corp (Konsorsium Nusantara) 60 tower bisa menampung 3.000-4.000 unit dan Korea Land and Housing Corporation (KLHC) 23 tower dengan isi 1.100.

(ada/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT