Meikarta Mangkir dari Panggilan, Komisi VI: Melecehkan DPR!

ADVERTISEMENT

Meikarta Mangkir dari Panggilan, Komisi VI: Melecehkan DPR!

Ilyas Fadhillah - detikFinance
Rabu, 25 Jan 2023 15:17 WIB
Pembangunan gedung baru untuk DPR RI menuai kritikan berbagai pihak walaupun Ketua DPR Setya Novanto menyebut Presiden Jokowi telah setuju pembangunan tersebut. Tetapi Presiden Jokowi belum teken Perpres tentang pembangunan Gedung DPR. Lamhot Aritonang/detikcom.
Gedung DPR-MPR/Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta -

Komisi VI DPR RI merasa dilecehkan dengan mangkirnya Meikarta dalam Rapat Dengar Pendapat Umum. Manajemen Meikarta absen tanpa memberikan informasi apa pun.

"Ketidakhadirannya pihak Meikarta dalam hal ini PT MSU kita anggap meremehkan atau melecehkan lah lembaga DPR atau bahasa canggihnya contempt of parliament," kata Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Mohamad Hekal, Rabu (25/1/2023).

Hal senada juga disampaikan Anggota Komisi VI DPR RI, Achmad Baidowi. Menurutnya kalaupun tidak bisa hadir, yang bersangkutan seharusnya bisa memberi kabar.

"Kalau ada mitra atau stakeholder yang diundang tak bisa hadir setidaknya berikan informasi. Kalau ini kan tidak ada sama sekali. Berarti dia sudah melecehkan parlemen dan ini perlu penyikapan serius," tegasnya.

Sementara itu, anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade menyayangkan sikap Meikarta. Ia menyebut manajemen Meikarta merasa bisa membeli dan menundukkan semua orang di Indonesia.

"Tanpa ada kabar, tidak ada surat balasan, ini menunjukkan Meikarta merasa dirinya bisa membeliu, bisa menundukkan semua orang yang ada di Republik Indonesia,"

Sebagai informasi, Perkumpulan Komunitas Peduli Konsumen Meikarta (PKPKM) menghadapi gugatan Rp 56 miliar. Gugatan dilayangkan pengembang Meikarta, PT Mahkota Sentosa Utama (MSU) yang merupakan anak usaha dari PT Lippo Cikarang Tbk.

Lihat juga video 'Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Eks Presdir Lippo soal Meikarta':

[Gambas:Video 20detik]



(zlf/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT