Dahlan Iskan Jamin RI Sudah Bebas Pemadaman Bergilir

Dahlan Iskan Jamin RI Sudah Bebas Pemadaman Bergilir

- detikFinance
Kamis, 01 Jul 2010 14:23 WIB
Dahlan Iskan Jamin RI Sudah Bebas Pemadaman Bergilir
Jakarta - PT PLN (Persero) memastikan seluruh wilayah Indonesia sudah bebas padam (byar pet) sejak 30 Juni 2010. PLN mengaku sudah melakukan berbagai upaya darurat untuk mengatasi pemadaman, termasuk dengan menyewa genset China.

"Kami pastikan sekarang sudah bebas padam," ujar Direktur Utama PLN, Dahlan Iskan saat dihubungi, Kamis (1/7/2010).

Menurut Dahlan, kota Mataram yang merupakan kota terakhir yang masih mengalami pemadaman bergilir, sudah bebas padam sejak tiga hari yang lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Memang semuanya selesai pada saat injury time," kata dia.

Untuk mengatasi byar pet di ibukota provinsi Nusa Tenggara Barat tersebut, PLN memperbaiki genset, menyewa genset, serta mendapat bantuan empat buah genset dari pemerintah daerah setempat.

"Tapi itu baru sementara, nanti pada akhir tahun ini pasokan di sana aman secara permanen seiring dengan beroperasinya PLTU yang sedang dibangun PLN," jelasnya.

Dahlam mengakui, BUMN listrik itu memang menggunakan cara-cara darurat untuk merealisasikan Indonesia bebas padam tepat di hari keramat tersebut. Adapun skenario-skenario yang ditempuh perseroan yaitu  membeli kelebihan daya listrik (excess power) dari  perusahaan lain, memperbaiki  genset-genset milik perseroan yang sudah rusak, sampai menyewa genset dari Dubai.

Genset-genset yang disewa itu merupakan genset yang akan digunakan untuk memback up listrik dalam Olimpiade Beijing, China. Namun genset-genset baru tersebut tidak digunakan karena ternyata pasokan listrik selama olimpiade yang berlangsung pada  8-24 Agustus 2008 tersebut memadai sehingga dikembalikan ke pemasoknya di Dubai.

"Tapi  opsi ini baru diambil setelah excess power, setelah genset rusak diperbaiki. Kalau betul-betul masih kurang baru sewa ini," paparnya.

Namun, Dahlan  berjanji langkah-langkah darurat untuk mengatasi byar-pet hanya berlangsung hingga Juni 2011. Setelah itu, pasokan listrik di tanah air akan stabil seiring beroperasinya sejumlah proyek pembangkit, transmisi, serta distribusi listrik di tanah air.

Ia memperkirakan pasokan listrik akan bertambah sebesar 3.400 Megawatt (MW) seiring dengan beroperasinya sejumlah PLTU dalam proyek 10.000 MW pada tahun ini. Selain itu, 140 PLTU skala kecil dengan total 800 MW ditargetkan akan selesai tahun 2012.

"Saya menganggap ini terlalu lama. Untuk itu kami memutuskan membangun pembangkit listrik gas batubara. Tahun depan sudah bisa beroperasi. Total kapasitasnya sekitar 400 MW dan tersebar di seluruh daerah. Jadi  mulai Juni tahun depan, kami tidak akan andalkan sewa genset lagi, tapi PLTGB," tambahnya.

Dahlan menambahkan, pemilihan 30 Juni 2010 sebagai target bebas padam karena bertepatan dengan enam bulan masa jabatannya sebagai orang nomor 1 di BUMN listrik tersebut.

"Karena enam bulan masa jabatan saya sebagai Dirut PLN," tandas Dahlan yang dilantik pada lantik pada 23 Desember 2009 lalu itu.

(epi/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads