Menteri Pertanian Australia, Joe Ludwig mengatakan, Australia dan Indonesia telah mencapai kesepakatan terutama terkait masalah penanganan hewan, yang sebelumnya menjadi pemicu penghentian ekspor sapi ke Indonesia.
"Saya dapat mengumumkan hal tersebut malam ini karena beberapa kondisi kunci kesepakatan telah tercapai," ujar Ludwig seperti dikutip dari AFP, Rabu (6/7/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun penghentian ekspor sapi ke Indonesia tersebut langsung merugikan para peternak Australia hingga miliaran rupiah. Perdana Menteri Australia Julia Gillard akhirnya memutuskan memberikan bantuan kepada para peternak sapi Australia hingga AUD 30 juta (US$ 32 juta) atau sekitar Rp 288 miliar, karena rugi akibat keputusan penghentian ekspor itu.
Dan ternyata penghentian ekspor sapi Australia ke Indonesia itu ternyata tidak selama 6 bulan, dan hanya berlangsung sekitar 1 bulan. Indonesia tercatat sebagai salah satu pasar ekspor sapi terpenting Australia, yakni sekitar seperlima dari total kebutuhan Indonesia dipasok dari negeri Kanguru tersebut.
(qom/hen)











































