Demikian salah satu agenda rapat kabinet, Kamis (21/7/2011), yang disampaikan Presiden SBY dalam pembukaannya. Rapat digelar di Kantor Presiden, Jakarta.
"Beberapa hari lalu saya sudah keluarkan perintah penghematan energi di jajaran pemerintahan. Hari ini kita bahas bagaimana pelaksanaan penghematan listrik dan BBM," kata SBY.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tingginya harga minyak dunia, otomatis menambah besar nilai subsidi BBM yang dibebankan di APBN. Membengkaknya subsidi BBM yang harus dibayarkan, akan sangat mempengaruhi anggaran bagi pos pembangunan lainnya.
"Salah satu cara hindari tekanan subsidi adalah dengan mengurangi penggunaan listrik dan BBM. Kita pernah melakukannya pada 2005 dan 2008-2009, hasilnya nyata," papar SBY.
(lh/dnl)











































