Terlibat Penggelapan, Bankir Korea Bunuh Diri

Terlibat Penggelapan, Bankir Korea Bunuh Diri

- detikFinance
Kamis, 17 Nov 2011 19:14 WIB
Seoul - Seorang eksekutif bank di Korea Selatan ditemukan tewas tergantung di apartemennya. Eksekutif tersebut diduga bunuh diri setelah menjadi target investigasi dugaan kredit ilegal. Ini merupakan kasus bunuh diri kedua dalam kasus serupa.

Penyelidik menemukan Direktur Eksekutif Tomato 2 Savings Bank berinisial Cha tewas tergantung di sebuah bangunan di Gwangju, kota satelit di Tenggara Seoul.

Tim investigasi ---yang terdiri dari jaksa, polisi, regulator keuangan dan kantor pajak-- melalui pernyataan menegaskan, Cha telah memberikan petunjuk akan mengakhiri hidupnya melalui pesen tertulis kepada istrinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti dikutip dari AFP, Kamis (17/11/2011), bankir senior berusia 50 tahun itu telah diminta keterangan seputar perannya dalam pengucuran kredit ilegal. Bank Tomato 2 merupakan 'sister company' dari Tomato Savings Bank yang sudah disuspen pada September.

Pada bulan tersebut, pimpinan Jeil 2 Savings Bank di Seoul loncat hingga tewas ketika kantornya digerebek. Tim menginvestigasi kredit ilegal, kecurangan akuntansi dan pembagian dividen yang curang.

Penyelidikan dimulai setelah Busan yang merupakan bank simpanan terbesar di Korsel disuspen pada awal tahu ini. Mereka telah melobi politisi, pejabat pemerintah untuk menghindari suspensi operasionalnya.

Jaksa telah meminta keterangan dari ribuan orang dan menuntut 76 pejabat bank, pejabat finansial, politisi dan lainnya.

Sejauh ini, sebanyak 16 bank simpanan telah dihentikan sementara karena ketidakcukupan likuiditas setelah pembiayaannya di berbagai proyek real estate berubah menjadi kredit-kredit macet.

Suspensi tidak mengancam keseluruhan sektor finansial tapi memicu kemarahan diantara penyimpan kecil, terutama setelah klaim bahwa klien-klien kaya diberi petunjuk terlebih dahulu sebelum adanya penutupan sehingga mereka buru-buru menarik dananya dulu.
(qom/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads