Harga Minyak Nyaris Tembus US$ 125 per Barel

Harga Minyak Nyaris Tembus US$ 125 per Barel

- detikFinance
Kamis, 22 Mar 2012 10:18 WIB
Harga Minyak Nyaris Tembus US$ 125 per Barel
Singapura - Harga minyak mentah jenis Brent crude terus menanjak dan hampir menyentuh US$ 125 per barel akibat minimnya suplai. Namun, Arab Saudi menyatakan akan menggenjot produksi minyaknya untuk mengantisipasi hal ini.

Berdasarkan data industri, sebanyak 1,4 juta berkurang, angka ini jauh lebih tinggi dari perkiraaan sebelumnya. Namun, perdana menteri Arab Saudi menyatakan siap untuk memenuhi permintaan para negara tujuan importir.

"Pernyataan Saudi soal minyak akan membentuk harga dalam jangka pendek dan sedikit bisa menenangkan pasar setelah sulitnya mendapatkan pasokan dari Iran," kata Ben Le Brun, analis pasar minyak dari OptionsXpress di Sydney, dikutip dari Reuters, Kamis (22/3/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Minyak jenis Brent naik 31 sen ke US$ 124,43 per barel, setelah sempat turun lebih dari satu dolar AS pada sesi sebelumnya selepas pengumuman Arab Saudi tersebut.

Minyak mentah AS juga naik 58 sen ke level US$ 106,65. Sebelumnya minyak jenis ini sudah turun 2% sejak hari Selasa lalu.

Suplai minyak AS turun 1,4 juta barel sejak 16 Maret pekan lalu, berdasarkan data American Petroleum Institute. Angka ini meleset dari prediksi para analis yang justru memperkirakan akan adanya peningkatan 2,4 juta barel.
(ang/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads