Perekonomian Inggris masuk kembali ke masa resesi di triwulan I-2012 ini, setelah pertumbuhannya stagnan, hanya naik 0,2%. Spanyol sudah lebih dulu masuk resesi.
Demikian disampaikan Badan Pusat Statistik Inggris dalam keterangan tertulis yang dikutip AFP, Rabu (25/4/2012).
Data tersebut tidak jauh berbeda dari ekspektasi pasar sebelumnya bahwa dalam tiga bulan pertama tahun ini, dari Januari sampai Maret, Produk Domestik Bruto (PDB) negara di benua biru akan tumbuh 0,1%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernyataan resmi Bank of Spain tersebut membuktikan perkiraan yang selama ini sudah beredar luas. Penurunan ekonomi berturut-turut sepanjang kuartal pertama 2012 mengirim Spanyol kembali ke masa resesi untuk kedua kalinya. Padahal Spanyol baru saja bangkit dari resesi terakhir dua tahun lalu.
Dengan krisis utang yang berkepanjangan di Eropa, penemuan terbaru dari Lloyds TSB International Wealth mengungkapkan hasil yang cukup mengejutkan. Satu dari lima orang kaya Inggris berminat untuk pindah dan tinggal di luar negeri.
Kategori orang kaya ini adalah mereka yang punya simpanan 250.000 euro lebih (Rp 3 miliar). Sekitar 19% orang kaya Inggris mempertimbangkan untuk pindah ke Australia, Amerika Serikat, Selandia Baru, Kanada. Mereka sudah capek menghadapi kejahatan, cuaca buruk dan biaya hidup yang amat tinggi. (ang/dnl)











































