Harga Daging Tembus Rp 80 Ribu/Kg, Penjual 'Teriak' Ditinggal Pembeli

Harga Daging Tembus Rp 80 Ribu/Kg, Penjual 'Teriak' Ditinggal Pembeli

Wiji Nurhayat - detikFinance
Selasa, 24 Jul 2012 13:31 WIB
Harga Daging Tembus Rp 80 Ribu/Kg, Penjual Teriak Ditinggal Pembeli
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta - Memasuki hari keempat Ramadan, harga daging sapi sudah menembus Rp 80 ribu/kg. Tingginya harga daging sapi ini membuat omzet penjual menurun dan pembeli makin menurun.

"Masih tinggi, sekarang sudah Rp 80.000/kg masih tetap dari dari awal puasa, kita tidak bisa berbuat apa-apa," ungkap seorang penjual daging Zein kepada detikFinance di Pasar Tradisional Pelita, Jakarta Utara, Selasa (24/07/12).

Zein menambahkan, harga daging cenderung terus naik menjelang hari raya lebaran nanti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut catatan Kementerian Perdagangan, kenaikan harga daging sapi sepekan menjelang bulan Ramadan rata-rata, Senin (16/7) Rp 77.155/kg, Selasa (17/7) Rp 77.390/kg, Rabu (18/7) Rp 77.814/kg, Kamis (19/7) Rp 79.453/kg, dan Jumat (20/7) Rp 80.314/kg, dan saat ini Rp 80.000/kg.

"Omzet penjualan kami menurun sampai dengan 35%, distribusi daging tidak ada masalah dan masih stabil yang dijual adalah jenis sapi lokal," paparnya.

Tidak ada perubahan dari harga daging ternyata masih dikeluhkan oleh masyarakat. Mereka beranggapan pemerintah tidak menjalani fungsinya untuk memberikan solusi terbaik.

"Banyak keluhan dari masyarakat terhadap kenaikan harga daging ini. Pemerintah sekarang tidak dapat memberikan solusi terhadap kenaikan harga daging, tolonglah harga daging diseimbangkan dengan keadaan ekonomi masyarakat sehingga harga daging dapat terjangkau oleh masyarakat," katanya

Penjual merasa merugi karena patokan penjualan dibatasi bahkan dikurangi. Mereka biasanya dapat mengambil keuntungan Rp 3.000/kg tetapi saat ini hanya mendapatkan untung sekitar Rp 1.000-Rp 2.000/kg.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads