"Tarifnya nanti sama dengan JORR, kalau JORR Rp 7.000, ya kita Rp 7.000, kalau Rp 9.000 ya Rp 9.000," kata Dirut PT Marga Lintas Jakarta, Sonhaji S. saat ditemui di Restoran Pulau Dua, Senayan, Jakarta, Senin (6/8/12).
Sonhaji mengatakan, Lintas harian rata-rata kendaraan yang akan melintas di ruas tol ini diperkirakan mencapai 100 ribu kendaraan saat umur dari ruas tol ini mencapai 2 tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara untuk proses pengerjaan, saat ini, pengerjaan ruas tol ini masih tahap prosentase 30%. Dikarenakan proses pembebasan lahan yang tersendat, proyek ini ditargetkan akan selesai pada akhir 2013.
"Tanah itu, intinya pasti belum sepakat, karena sebenarnya kalau duit ada. Target pemerintah, Desember tahun ini selesai semua, yang membuat jadwalnya juga pemerintah," tandasnya.
Ruas tol ini akan terbentang sepanjang 7,67 km dengan jumlah junction 2 buah di Kebon Jeruk dan Ulujami. PT Marga Lintas Jakarta adalah anak usaha dari PT Jasa Marga selaku pemegang konsesi atas ruas tol ini. Terbagi atas 2 seksi, yaitu seksi ke 1 mengubungkan Kebon Jeruk - Joglo dan seksoi ke 2 yang menghubungkan ruas Joglo - Ciledug - Ulujami.
Sebagai informasi, ruas tol Kebon Jeruk-Penjaringan (JORR W1) yang merupakan tetangga tol W2, keduanya akan berhubungan. Saat ini tarif tol W1 (gol 1) Rp 7.500. Tol W1 sudah mengalami kenaikan mulai 24 April 2012 pukul 00.00. Untuk golongan I, besaran kenaikannya sebesar Rp 500 dari Rp 7.000 menjadi Rp 7.500.
(zlf/hen)










































