16 BUMN Masih Merugi di 2012

16 BUMN Masih Merugi di 2012

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Rabu, 12 Des 2012 09:58 WIB
16 BUMN Masih Merugi di 2012
Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah menyusun laporan akhir tahun 2012 tentang kinerja keuangan perusahaan pelat merah. Pada laporan itu, diperkirakan hingga akhir 2012 akan ada 16 BUMN yang memiliki laporan keuangan negatif atau merugi.

"Total perkiraan BUMN yang merugi ada 16," tutur Kepala Biro Perencanaan dan Sumber Daya Manusia Kementerian BUMN Imam Apriyanto Putro kepada detikFinance, Rabu (12/12/2012).

Iman menjelaskan dari 141 perusahaan pelat merah yang ada saat ini ternyata belum semua yang menyampaikan laporan pragnosa untuk kinerja keuangannya. Namun, dari laporan yang diterima, baru 8 BUMN yang dinyatakan rugi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari semua BUMN yang sudah menyampaikan laporan prognosa 2012, ada 8 BUMN yang merugi. Yaitu: Inhutani II, Semen Kupang, PAL Indonesia, INKA, Dok dan Perkapalan Surabaya, Kertas Leces, Merpati, dan Pengerukan Indonesia," tambahnya.

Sisanya, dari BUMN belum menyampaikan laporan pragnosa akan ada lagi 8 perusahaan plat merah yang diperkirakan merugi.

"Kami perkirakan ada 8 dari 11 (belum menyerahkan laporan pragnosa), itu yang masih merugi," sebutnya.

Untuk detail kerugian dan data lengkap 16 BUMN yang merugi di 2012, nantinya akan secara resmi disampaikan kepada publik oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan.

"Sebelum akhir tahun pak Dahlan akan menyampaikan mengenai kinerja BUMN secara keseluruhan," cetusnya.

Seperti diketahui pada tahun 2011, tercatat ada 23 perusahaan plat merah yang merugi dengan total kerugian sebesar Rp 3,2 triliun.

(hen/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads