Pertamina Curhat Ketahanan BBM RI Cuma 20 Hari, di Jepang 90 Hari

Pertamina Curhat Ketahanan BBM RI Cuma 20 Hari, di Jepang 90 Hari

Zulfi Suhendra - detikFinance
Jumat, 14 Des 2012 16:26 WIB
Pertamina Curhat Ketahanan BBM RI Cuma 20 Hari, di Jepang 90 Hari
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta - PT Pertamina (Persero) menegaskan, ketahanan Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam negeri mengkhawatirkan. Jika dibandingkan dengan negara-negara di Asia lainnya, Indonesia tertinggal jauh.

Hal tersebut diungkapkan oleh Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir saat ditemui di acara Diskusi Forum Wartawan Industri di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Jumat (14/12/2012).

"Ketahanan BBM kita cuma sampai 20 hari. Sebulan saja nggak nyampe. Itu semua uang Pertamina, mencapai Rp 26 triliun," ungkap Ali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia membandingkan dengan negara Asia seperti Korea Selatan dan Jepang. Menurutnya, ketahanan BBM di kedua negeri tersebut sudah mencapai 3 bulan.

"Korea dan Jepang itu 90 hari, sampai 3 bulan. Bisa mengcover kebutuhan nasional itu sampai 3 bulan," ungkapnya.

Dia mengatakan, Indonesia masih perlu banyak pembangunan kilang. Salah satu solusi untuk menjaga ketahanan dan cadangan BBM adalah menambah kilang di dalam negeri.

"Memang membangun kilang itu marjinnya kecil. Makanya perlu insentif," katanya.

Insentifnya adalah membuat regulasi untuk investor yang akan berbisnis BBM di Indonesia agar untuk membuat kilang BBM sendiri, dan insentif lain seperti pemberian tax holiday atau insentif pajak.

"Saudi aramco saja berikan insentif dalam bentuk discount crude. China bangun kilang di Saudi itu dapat discount crude," tutupnya.

(zlf/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads