Mobil dinas ini, disediakan oleh kantor untuk sang istri Dirut. Fasilitas khusus ini, akhirnya sampai ke telinga Dahlan. Hal tersebut kemudian membuat Dahlan naik pitam dan memerintahkan dilakukan penelusuran.
"Istri disediakan mobil dinas juga oleh kantor tapi sudah diperingatkan cuma tetap saja pakai. Akhirnya sampai ke telinga pak Dahlan," ucap sumber detikFinance di Kementerian BUMN, Rabu (10/7/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Istri dirut, pakai fasilitas direksi. Saya tahu. Jadi sudah kita umumkan, istri nggak boleh pakai fasilitas direksi, karena istri bukan direksi. Eh masih ada kantor yang sediakan fasilitas untuk istri Dirut," kata Dahlan.
Menurut Dahlan, dirinya telah memberhentikan seorang dirut yang istrinya memanfaatkan fasilitas kantor tersebut 3 bulan lalu. Bahkan, Dahlan juga telah memperingatkan 2 orang Direktur Utama BUMN, karena pengaruh istri yang terlalu dominan. Menurutnya, aktivitas sang istri sangat mencampuri keputusan suami sebagai dirut.
(feb/dru)










































