"Dari 22 bank pelaksana, ada 18 yang sudah melakukan realisasi dengan pangsa terbesar masih oleh BTN," kata Deputi Pembiayaan Perumahan Kementerian Perumahan Rakyat Sri Hartoyo di acara Media Gathering dan Diskusi Evaluasi dan Proyeksi Program Kerja Kemenpera, di Anyer, Banten, Jumat (13/12/2013).
Sementara itu, dari realisasi penjualan rumah subsidi melalui skema FLPP hingga pertengahan Desember 2013 baru terserap 87.765 unit atau 72,5% dari target sebesar 121.000 unit. Jumlah dana yang tersalurkan senilai Rp 4,55 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sri masih optimistis, penyaluran kredit FLPP bisa mencapai lebih dari 115.000 unit di akhir tahun.
"Prognosa akhir bulan ini kita masih mengacu dengan para bank pelaksana pada bulan Oktober 2013 lalu. Kita masih berharap ketemu di 115.000 lebih," tambah Sri.
Dari sisi daerah, sebaran penyerapan pembangunan rumah subsidi terbanyak di daerah Jawa Barat yaitu sebanyak 36.080 unit dengan nilai transaksi senilai Rp 1,9 triliun.
(hen/hen)











































