Bangun Smelter, Freeport Siap Rogoh Rp 22 Triliun

Bangun Smelter, Freeport Siap Rogoh Rp 22 Triliun

- detikFinance
Senin, 10 Feb 2014 18:18 WIB
Bangun Smelter, Freeport Siap Rogoh Rp 22 Triliun
Jakarta - PT Freeport Indonesia (Freeport) berencana membangun pabrik pengolahan dan pemurnian tembaga atau smelter senilai US$ 2,2 miliar atau sekitar Rp 22 triliun.

Freeport dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) berencana melakukan studi untuk penentuan tempat yang ideal secara bisnis. Studi awal ini akan memakan waktu selama 3 bulan.

"Studi awal, butuh US$ 2,2 miliar," kata Direktur Utama Freeport Indonesia Rozik B. Soetjipto saat MoU untuk pengkajian pembangunan pabrik pengolahan tembaga di Kantor Pusat Antam Jakarta, Senin (10/2/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tahap awal, Freeport bersama Antam akan mengkaji 4 lokasi yang bakal menjadi opsi pendirian pabrik smelter. Lokasi ini berada di Jawa Timur sebanyak 3 lokasi dan Papua sebanyak 1 lokasi. Setelah studi selama 3 bulan selesai dan menunjukkan hasil positif, akan dipilih 1 lokasi untuk pendirian pabrik smelter.

"Studi itu ada beberapa alternatif lokasi. Jatim ada 3 lokasi. 1 dekat Amamapare Papua. Itu 4 lokasi. Itu yang kita lakukan kajian. Secara detail akan dilakukan berdasar berbagai unsur pendukung untuk berdirinya 1 smelter tembaga," sebutnya.

Untuk mendukung pembangunan pabrik smelter ini, pasokan listrik menjadi pertimbangan. Selain listrik, faktor yang akan menjadi penilaian adalah infrastruktur dan pelabuhan.

"Kebutuhan listrik 75 MW. Kalau di Jatim PLN bisa. Di sana ada kelebihan power 3.000 MW," terangnya.

(/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads