Harga kontrak minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November turun 5 sen menjadi US$ 82,7 per barel. Sementara harga kontrak minyak Brent North Sea untuk pengiriman Desember turun 48 sen menjadi US$ 85,68 per barel, pada pertengahan perdagangan di London.
Dalam beberapa pekan ini, harga minyak tertekan karena lemahnya permintaan dunia, akibat ekonomi global yang belum pulih. Selain itu, pasokan minyak cukup banyak di pasar, dan Arab Saudi memangkas harga minyaknya, untuk memperluas pangsa pasar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arab Saudi menilai, tingginya harga minyak bisa membuat pemulihan ekonomi berjalan lambat.
Pekan lalu, International Energy Agency (IEA) memangkas prediksi pertumbuhan permintaan minyak. Di tahun ini, permintaan minyak hanya akan naik 700 ribu barel per hari, menjadi 92,4 juta barel per hari. Lebih rendah 200 ribu barel per hari dibandingkan prediksi sebelumnya.
(dnl/hen)











































