Bila Urus Izin Masih Lelet, Jokowi Bakal Copot Pejabat Terkait

Bila Urus Izin Masih Lelet, Jokowi Bakal Copot Pejabat Terkait

- detikFinance
Jumat, 02 Jan 2015 10:56 WIB
Jakarta - Hari ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung membuka perdagangan perdana di pasar modal pada 2015. Selepas membuka perdagangan, Jokowi pun memberikan sambutan di depan para pelaku pasar modal.

Dalam sambutannya, Jokowi kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk mendorong laju perekonomian. Salah satunya adalah mempercepat dan mempermudah proses perizinan usaha.

"Kita dalam proses membangun kepercayaan. Saya beri target akan kita buka lagi untuk menggampangkan atau memudahkan investor yang cari izin," kata Jokowi di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (2/1/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemerintah, lanjut Jokowi, akan segera membuka Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) alias one stop service untuk perizinan investasi di akhir Januari 2015. Dengan begitu, dia ingin tidak ada lagi pengurusan izin yang memakan waktu bertahun-tahun.

"National one stop service, sehingga memudahkan investor menanam modal. Jangan sampai ada lagi bangun power plant (pembangkit listrik) urus izin sampai 4-6 tahun," tutur Jokowi.

Bahkan, Jokowi mengancam bakal mencopot pihak-pihak yang bertanggung jawab bila tidak mampu menyediakan layanan satu pintu bagi investor.

"Ini saya ikuti. Ada proses, ada yang tanggung jawab. Artinya, dicopot kalau nggak bisa," tegas Jokowi.

Jokowi menyatakan cara kerja memang seperti itu, selalu ada target yang jelas. Tentu ada konsekuensi jika target-target tersebut tidak tercapai.

"Bekerja dengan saya seperti itu, dikasih target. Kalau sudah ada pemberlakukan permudahan izin, masih ada urus izin sampai 4-6 tahun, ada kosekuensi yang harus dibayar," jelasnya.

(hds/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads