Menteri Perhubungan Ignasius Jonan sempat menaiki kereta bandara Kuala Namu-Medan, Sumatera Utara. Dari dalam kereta, Jonan mengamati pemukiman warga yang berjejer di sekitar rel.
"Ini ada sertifikat tidak? Kalau tidak gusur saja," tegas Jonan di atas kereta bandara, Jumat (23/1/2015).
Menanggapi hal itu, Kepala Divisi Regional Sumatera Utara-Aceh PT KAI (Persero) Saridal mengatakan memang cukup banyak pemukiman di daerah sekitar rel kereta bandara. Misalnya di KM 0-8.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, lanjut Saridal, mereka sudah mendapat legitimasi untuk tinggal di situ. Terlihat dari pemerintah daerah yang memberikan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Mereka juga memperoleh sambungan listrik.
"Jadi memang agak susah. Untuk menyelesaikannya harus ada koordinasi antar instansi," kata Saridal.
Meski demikian, tambah Saridal, sudah ada sebagian pemukiman yang berhasil dibebaskan. Misalnya di KM 8-23.
"Di KM 8-23 ada 238 KK dan rumahnya sudah dibebaskan secara sukarela," ujar Saridal.
(hds/hen)










































