Hari ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) perizinan investasi di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Ada cerita menarik saat Jokowi memberi sambutan.
Sambutan dan peresmian PTSP ini dilakukan Jokowi sederhana. Di tengah ruang tempat mengurus izin, Jokowi yang berbatik coklat lengan panjang, bermodalkan microphone memberikan sambutan dan meresmikan PTSP.
Di tengah sambutan, Jokowi mencontohkan soal lamanya perizinan usaha di Indonesia, salah satu contohnya adalah perizinan pembangunan pembangkit listrik. "Perizinan pembangkit listrik ada 52 perizinan, itu lama sekali," kata Jokowi di kantor BKPM, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (26/1/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jokowi menjawab sahutan tersebut. "Iya makanya, saya sudah tahu. Makanya saya minta BKPM menyederhanakan. Apa-apaan ini ada izin 52 perizinan. Ini juga waktunya lama sekali, 930 hari," kata Jokowi.
"Iya nih Pak, saya mengurusnya masih antre-antre, lama Pak," sahut wanita yang sama.
"Ya itu memang lama," kata Jokowi disambut tertawa pengunjung dan undangan yang hadir.
Peresmian PTSP di BKPM ini tidak ada seremonial yang panjang. Jokowi yang tiba pukul 10.00 WIB di kantor BKPM langsung berkeliling melihat proses PTSP di BKPM. Peresmian hanya dengan mengetuk palu di meja yang tersedia. Selain undangan, peresmian juga dihadiri oleh calon investor yang sedang mengurus izin dan sejumlah menteri.
(dnl/hen)











































