PT Pertamina Gas (Pertagas) memastikan konsumen lebih banyak diuntungkan dari adanya proyek jaringan gas rumah tangga. Presiden Direktur Pertagas Hendra Jayaβ menegaskan, penggunaan gas bumi untuk rumah tangga sangat menguntungkan masyarakat, karena hanya bayar Rp 45.000/bulan untuk memasak.
"Harganya cukup murah. Harganya dibedakan yaitu tarif rumah tangga I dan II atau Rp 4.500 per meter kubik dan Rp 7.000 per meter kubik,"β katanya saat ditemui di Jalan Serdang II, Kelurahan Thehok, Kota Jambi, Sabtu (25/4/2015).
Khusus masalah harga, Hendra mencoba membandingkan dengan harga gas elpiji 3 kg di Kota Jambi. βHarga gas 3 kg di Kota Jambi sebesar Rp 18.000. Sedangkan estimasi rata-rata kebutuhan gas per bulan per rumah 2 tabung atau senilai Rp 36.000. Sementara itu sesuai ketentuan penggunaan gas jaringan rumah tangga setiap bulannya dipatok minimal 10 meter kubik atau Rp 45.000.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu lebih murah penggunaan gas bumi rumah tangga juga praktis, tidak takut kehabisan gas ketika memasak dan tidak perlu gotong tabung ke warung.
"Bahwa gas ini mengalir 24 jam ada di tempat, jadi tidak perlu keluarβ beli dan bawa tabung," tambahnya.
Selain itu keuntungan lainnya bisa dirasakan pemerintah. Dengan adanya gas jaringan rumah tangga cukup signifikan mengurangi ketergantungan impor gas pada tabung.
"Secara Strategi nasional, kita tidak lagi beketergantungan pada impor gas elpiji," tutup Hendra.
(wij/rrd)











































