Sentimen negatif menyelimuti pasar saham, karena kinerja sejumlah emiten yang di bawah ekspektasi pelaku pasar.
Menutup perdagangan awal pekan, Senin (27/4/2015), IHSG turun tipis 189,909 poin (3,49%) menjadi 5.245,446. Sementara indeks LQ45 turun 39,832 poin (4,19%) menjadi 910,649.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aktivitas pasar hari ini berjalan ramai. Terjadi 243.333 kali transaksi yang melibatkan 8,8 miliar unit saham senilai Rp 9,7 triliun. Di atas rata-rata transaksi harian yang sekitar Rp 6 triliun.
Saham-saham yang melemah dan menjadi top losers di antaranya Taisho Pharmaceutical Indonesia (SQBI) turun Rp 20.000 menjadi Rp 290.000, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 2.500 menjadi Rp 52.000, dan Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 1.975 menjadi Rp 20.025.
Sedangkan saham-saham yang masih bisa menguat dan masuk jajaran top gainers antara lain HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 1.000 menjadi Rp 75.000, Pioneerindo Gourmet International (PTSP) naik Rp 400 menjadi Rp 8.000, dan SILO (Siloam) naik Rp 375 menjadi Rp 14.400, Enseval Putera Megatrading (EPMT) naik Rp 245 menjadi Rp 3.245.
Sementara bursa Asia mayoritas bergerak menguat. Berikut perkembangan sejumlah bursa Asia:
- Nikkei 225 turun 36,72 (0,18%) menjadi 19.983,32.
- Hang Seng naik 365,74 poin (1,3%) ke 28.426,72.
- Straits Times turun 2,01 poin (0,06%) menjadi 3.510,99
- Shanghai Composite Index naik 133,71 poin (3,04%) menjadi 4.527,40.











































