Rusman, pedagang daging sapi Pasar Rawasari, Jakarta Pusat menuturkan, penyebab lonjakan harga daging sapi dipicu terbatasnya pasokan daging sapi dari rumah potong hewan (RPH).
"Kita kan ikuti harga di sana (RPH), kalau di sana naik yah kita naik. Selain naik, jumlahnya pas mau lebaran dibatasi dari sananya, kata mereka sih memang lagi sedikit sapinya. Makanya harganya bisa Rp 130.000 pas deket-deket lebaran," kata Rusman pada detikFinance, Kamis (9/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau kita pedagang kan biasanya ambil THR (tunjangan hari raya). Jadi kita naikan Rp 5.000-10.000. Biasanya dari rumah potong juga ambil THR sekitar Rp 10.000. Makaya naik," ujar Rusman.
Aksi ambil THR, sambung Rusman, sudah lumrah dilakukan pedagang untuk biaya lebaran. "Nanti lebaran kan semuanya naik mas. Yah kita sesuaikan saja, habis lebaran kan normal lagi," tambahnya.
(rrd/rrd)










































