22.000 Sapi Impor Indukan akan Masuk RI, Siap Dibagikan ke Peternak

22.000 Sapi Impor Indukan akan Masuk RI, Siap Dibagikan ke Peternak

Michael Agustinus - detikFinance
Jumat, 28 Agu 2015 17:50 WIB
22.000 Sapi Impor Indukan akan Masuk RI, Siap Dibagikan ke Peternak
ilustrasi
Jakarta -

Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan ada 22.000 ekor sapi indukan tahun ini. Sapi indukan yang diimpor Kementan ini merupakan bagian dari pengadaan 30.000 ekor sapi indukan dari APBN-P 2015. Proses pengadaannya melalui proses lelang mengundang para importir.

Dalam APBN-P 2015, Kementan menyiapkan anggaran sebesar Rp 1 triliun untuk pengadaan 30.000 ekor sapi indukan dan 1.200 ekor sapi bibit. Pengadaan ini dilakukan untuk meningkatkan populasi sapi di dalam negeri sehingga suatu saat Indonesia bisa swasembada dan tidak perlu lagi mengimpor sapi lagi.

Bagian dari rencana ini, sebanyak 11.000 ekor sapi indukan dijadwalkan tiba pada akhir Agustus ini. Namun, keterlambatan proses lelang dan administrasi membuat kedatangan sapi indukan tertunda. Diharapkan 11.000 ekor sapi indukan yang dibeli dari Australia bisa tiba pada bulan September.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"(Tertunda) Karena masih pada proses pelelangan, ada proses administrasi untuk perizinan mengangkut sapinya dari Australia ke sini, tapi semua on the track, kemungkinan September sudah bisa datang, kira-kira 11.000 ekor akan masuk," kata Muladno.

Meski baru 22.000 ekor sapi saja yang sudah terkontrak, pihaknya yakin dapat mendatangkan 30.000 ekor sapi indukan sampai akhir tahun ini. Nantinya, sapi indukan impor tersebut akan disalurkan ke provinsi-provinsi yang membutuhkan. Sapi-sapi tersebut rencananya dibagikan ke kelompok-kelompok ternak yang sudah biasa mengembangbiakan bibit.

"(Sapi indukan) Akan dibagikan ke banyak provinsi, ke kelompok-kelompok. Untuk verifikasinya kita sudah terjunkan juga sampling, di sana sudah siap atau belum infrastrukturnya," ujarnya.

Selain itu, ada Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPDT) juga akan menerima sapi indukan yang diimpor Kementan. UPTD akan diminta mengembangbiakan sapi-sapi indukan itu dan anak-anak sapi yang dihasilkan akan disumbangkan ke kelompok-kelompok ternak yang berada di bawah pendampingan UPTD.

Sebelumnya Bulog sudah mendapatkan penugasan dari pemerintah untuk mengimpor sapi siap potong sebanyak 50.000 ekor untuk 2015. Bulog juga mendapatkan alokasi impor daging beku sebanyak 10.000 ton. Selain itu, pemerintah berencana menerbitkan izin impor sapi bakalan 200.000-300.000 ekor sapi untuk alokasi triwulan IV-2015, untuk kebutuhan triwulan I-2016.



(hen/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads