Minta Modal Rp 1,5 Triliun ke Negara, Ini Rencana Krakatau Steel

Minta Modal Rp 1,5 Triliun ke Negara, Ini Rencana Krakatau Steel

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Kamis, 17 Sep 2015 13:59 WIB
Minta Modal Rp 1,5 Triliun ke Negara, Ini Rencana Krakatau Steel
Jakarta - PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) mengajukan tambahan modal berupa Penyertaan Modal Negara (PMN). Total dana yang diajukan Rp 1,5 triliun berupa dana PMN tunai dan Rp 956,49 miliar berupa dana non tunai.

Usulan ini masuk dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (R-APBN) tahun 2016. Direktur Utama Krakatau Steel Sukandar menjelaskan dana tersebut akan dipakai untuk menjalankan beberapa program.

Salah satunya untuk mendukung pembangunan pabrik baja baru. Pabrik diperlukan untuk menggenjot produksi dan meningkatkan efisiensi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"PMN Rp 1,5 triliun tunai akan gunakan untuk menambah kepentingan pembiayaan pembangunan pabrik. Kita sudah siapkan ekuitas US$ 106 juta dan loan agreement dengan Bank Jerman US$ 260 juta. Kekurangan nanti pembiayaan lewat working capital US$ 100 juta yang diperoleh dari pemerintah," kata Sukandar saat Rapat Dengar Pendapat di Komisi VI DPR, Jakarta, Kamis (17/9/2015).

Dengan pabrik baru, kapasitas produksi baja pelat merah ini bisa loncat dari 2,4 juta ton jadi 3,9 juta ton per tahun.

"Produksi pertama keluar Oktober 2017. Di 2018 sudah bisa genjot produksi, output 3,9 juta ton," jelasnya.

Selain itu, dana segar akan dipakai membangun pembangkit listrik berkapasitas 1X150 megawatt (mw). Pembangkit ini diprediksi bisa beroperasi akhir 2018.

"Tujuannya bisa menurunkan harga listrik PLN dari 9 sen dolar per kWh jadi 6 sen dolar. Pengurangan luar biasa, dari 3 sen bisa hemat US$ 30 juta per tahun," tuturnya.

(feb/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads