Sedangkan cabai keriting merah dijual dengan harga Rp 70.000/kg yang semula 52.000/kg. Kenaikan yang berkisar Rp 20.000/kg-Rp30.000/kg ini terjadi selama sepekan terakhir.
"Yang naik banget itu cabai, langsung naik langsung tinggi harganya, cabai rawit dari Rp 60.000/kg sekarang jadi Rp 80.000/kg, cabai keriting merah juga dari Rp 52.000/kg sekarang jadi Rp 70.000/kg. Ini naiknya sudah 5 harian sih ya," kata Siti, pedagang cabai, kepada detikFinance di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (14/3/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Barangnya sedikit rada susah dapatnya, ngirimnya juga terbatas mungkin karena itu makanya harganya jadi naik," ujar Siti.
Kenaikan serupa dibenarkan oleh pedagang lainnya bernama Atma. Kenaikan terjadi untuk cabai keriting dan cabai rawit. Atma menambahkan naiknya harga cabai ini disebabkan oleh langkanya barang.
"Harga cabai rawit sekarang saya jual Rp 90.000/kg, cabai keriting juga naik dari Rp 35.000/kg sekarang Rp 70.000/kg," sebut Atma.
Selain harga mulai meroket, pedagang mengalami penurunan omset. Jumlah pembeli ikutan menurun.
"Barangnya susah juga sekarang, sudah gitu sekarang yang beli nggak ada bukan berkurang lagi, ekonomi lagi turun begini, sekarang orang mending beli makanan matang dibanding masak harganya lebih murah," lanjut Atma. (feb/feb)










































