Pecahan 500 dan 1.000 Rupee Ditarik, Warga India Susah Belanja

Laporan dari Mumbai

Pecahan 500 dan 1.000 Rupee Ditarik, Warga India Susah Belanja

Maikel Jefriando - detikFinance
Sabtu, 12 Nov 2016 18:50 WIB
Pecahan 500 dan 1.000 Rupee Ditarik, Warga India Susah Belanja
Foto: Dok. Reuters
Mumbai - Kebijakan pemerintah India terkait dengan penarikan uang 500 dan 1.000 rupee baru saja diimplementasikan beberapa hari lalu. Hal ini tentunya mengganggu aktivitas belanja masyarakat.

"Kebijakan pemerintah India tentang penarikan uang 1000 dan 500 rupee ini memang cukup mengganggu aktivitas belanja," ungkap Konjen RI di Mumbai, Saut Siringoringo, dalam kegiatan Expo Indonesia 2016 di Expo Centre WTC, Mumbai, India, Jumat (11/11/2016).

Kegiatan Expo Indonesia memang bertepatan dengan dimulainya kebijakan pemerintah India, yaitu 11-12 November. Pengunjung banyak yang kemudian memilih dengan menggunakan kartu kredit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Akhirnya memilih untuk menggunakan kartu kredit, tapi nggak semua juga punya kan," ujarnya.

Dalam pantauan detikFinance di area pameran, transaksi jual beli memang cukup terganggu. Bahkan ada yang akhirnya batal untuk belanja karena masih memiliki uang pecahan lama.

"Banyak pakai kartu kredit, tapi mesinnya sering bermasalah," keluh Yunita yang merupakan pengusaha asal Indonesia.

Hal ini diakui oleh Vishal, salah satu pengunjung berkebangsaan India. Ia mengaku tidak jadi berbelanja karena belum memiliki uang pecahan baru, maupun kartu kredit.

"Saya tidak jadi belanja. Uang saya tidak cukup dan uang baru saya belum ada," terangnya. (mkl/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads